Provinsi Sulsel Berpotensi Terkena Gempa dan Tsunami

Provinsi Sulsel Berpotensi Terkena Gempa dan Tsunami

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.id — Badan Penanggulangan Bencana (BPNB) memprediksi bahwa Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berpotensi terkena gempa dan tsunami. 

Hal itu mencuat pada kegiatan pemetaan manajemen penanggulangan bencana, di Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin 10 Februari 2020.

Kepala Sub Direktorat Pemetaan dan Analisis Risiko Bencana, Abdul Muhari menjelaskan, berdasarkan structure and topographic map modified from berry & grady (1987), zona sesar utama adalah Walanae. 

Daerah yang berpotensi terkena gempa dan tsunami atau masuk dalam wilayah Walanae meliputi Kabupaten, Pinrang, Barru, Bone Gowa, Sinjai dan Bulukumba. 

“Walanae ada sistem sesar darat di Sulsel. BPNB sudah menghitung potensi keterpaparan dan sedang menyusun upaya mitigasi di kawasan sesar Walanea,” kata Abdul Muhari. 

Meskipun pergerakan Walanae tidak terlalu signifikan namun tetap diwaspadai, jika dimasa depan terjadi gempa sehingga sejak dini bisa diinformasikan kepada pemerintah dan masyarakat.

“Kalau pemerintah ini sekadar masukan dalam penyusunan tata ruang detail daerah, untuk masyarakat tentunya untuk lebih pada penguatan struktur bangunan rumah maupun bangunan-bangunan fasilitas umum dan sosial agar tidak menimbulkan kerugian,” pungkasnya. 

Provinsi Sulsel Berpotensi Terkena Gempa dan Tsunami
Sulsel Berpotensi Terkena Gempa dan Tsunami.

Sementara itu, Kepala BNPB RI, Letjen Doni Monardo menambahkan, dari hasil penjelasan pada kegiatan pemetaan manajemen penanggulangan bencana. 

Diharapkan seluruh kepala daerah tingkat kabupaten/kota serta TNI-Polri, harus memahami potensi bencana di daerah masing-masing. 

“Bagaimana kedepan menyusun sebuah perencanaan dalam hal penanggulangan bencana. daerah tidak boleh sendirian tanpa melibatkan komponen-komponen yang lain. ini harus terintegrasi,” ujarnya

“Bagaimana kedepan harus ada langkah langkah pencegahan dan mitigasi. bagaimana menyiapkan kesiagaan dari sejumlah ancaman yang mungkin terjadi,” pungkasnya. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.