Terkini.id, Jakarta – Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung terancam mangkrak karena kekurangan dana. Hal ini disampaikan oleh Direktur PT KAI, Didiek Hartantyo.
Menanggapi kabara kereta cepat Jakarta-Bandung terancam mangkrak, mantan sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu buka suara.
Said Didu menuturkan bahwa dirinya telah memprediksi bahwa proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini akan mangkrak.
Dia meyakini bahwa proyek ini akan mangkrak karena jika diteruskan hanya akan jadi beban untuk negara.
“Saya yakin bahwa proyek ini akan mangkrak karena semakin diteruskan semakin menjadi beban”, kata Said Didu, dikutip dari cuitannya, Minggu 10 Juli 2022.

- Kurang Modal, Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Terancam Mundur, Roy Suryo: Dulu Kecebong, Sekarang Undur-Undur
- Pendukung Jokowi Kenang Menteri Jonan: Dia Dulu Menolak Kereta Cepat Tapi Direshuffle
- Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Dibiayai APBN, Dananya sampe Triliunan?
- Sindir Balik Ibas soal Proyek Kereta Cepat, Denny Siregar: Coba Dibangun di Era SBY, Bisa-Bisa Mangkrak
Selain itu, Said Didu menyebutkan ada dua proyek yang makin cepat jadi maka akan makin cepat menjadi malaikat maut PT KAI.
Dua proyek yang dimaksud Said Didu adalah proyek LRT (Light Rail Transit) dan juga proyek kereta api cepat.
Sehingga dengan adanya prediksi dari Mantan Sekretaris BUMN ini, dia mengatakan harus ada yang menajdi penanggung jabawab atas kedua proyek ini.
“Ada 2 proyek yang makin cepat jadi maka makin cepat menjadi “malaikat maut” PT Kereta Api Indonesia @PTKAI, yaitu proyek LRT dan Proyek Kereta Api Cepat. Harus ada yang bertanggung jawab terhadap kedua proyek ini”, kata Said Didu.

Sebelumnya, Direktur PT KAI, Didiek Hartantyo menyampaikan bahwa potensi makrak kereta cepat Jakarta-Bandung disebabkan oleh Dana Penyertaan Modal Negara (PMN) tak kunjung cair.
Dia juga menyampaikan bahwa kas yang dimiliki PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) hanya mampu bertahan hingga bulan September 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
