Memasuki babak kedua, PSM meningkatkan intensitas serangan. Mereka memanfaatkan lebar lapangan untuk menekan pertahanan PSIS.
Namun, lini belakang tuan rumah tampil disiplin dan solid, menggagalkan setiap upaya tim tamu.
Drama terjadi menjelang akhir laga. PSM kembali mendapat penalti pada menit ke-89. Kali ini, Matheus yang mengambil eksekusi.
Namun, Syahrul Trisna membaca arah tendangan dengan tepat dan menggagalkan peluang emas tersebut. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Rekor PSIS Terjaga
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
- Makassar Raup Manfaat Besar dari HUT Dekranas 2026, Transaksi Pameran Capai Rp5 Miliar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- Wabup Gowa dan Kodim 1409 Perkuat Silaturahmi Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
Hasil ini memperpanjang catatan impresif PSIS saat menghadapi PSM di Stadion Jatidiri. Sejak Liga 1 2018, PSIS belum pernah kalah saat menjamu PSM. Dari tujuh pertemuan, mereka mencatat lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Ke depan, PSIS akan melakoni laga tandang melawan Arema FC pada 24 Februari. Sementara itu, PSM bersiap menjamu Persija Jakarta sehari sebelumnya, pada 23 Februari.
Pertandingan tersebut menjadi ujian bagi kedua tim yang berambisi mengamankan posisi lebih baik di klasemen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
