Memasuki babak kedua, PSM meningkatkan intensitas serangan. Mereka memanfaatkan lebar lapangan untuk menekan pertahanan PSIS.
Namun, lini belakang tuan rumah tampil disiplin dan solid, menggagalkan setiap upaya tim tamu.
Drama terjadi menjelang akhir laga. PSM kembali mendapat penalti pada menit ke-89. Kali ini, Matheus yang mengambil eksekusi.
Namun, Syahrul Trisna membaca arah tendangan dengan tepat dan menggagalkan peluang emas tersebut. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Rekor PSIS Terjaga
- Strategi Human Capital Berbasis AI Antar BNI Raih Penghargaan LinkedIn
- Travel Umrah Sulsel Protes Kenaikan Tiket Lion Air, Kerja Sama Dihentikan Sementara
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
Hasil ini memperpanjang catatan impresif PSIS saat menghadapi PSM di Stadion Jatidiri. Sejak Liga 1 2018, PSIS belum pernah kalah saat menjamu PSM. Dari tujuh pertemuan, mereka mencatat lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Ke depan, PSIS akan melakoni laga tandang melawan Arema FC pada 24 Februari. Sementara itu, PSM bersiap menjamu Persija Jakarta sehari sebelumnya, pada 23 Februari.
Pertandingan tersebut menjadi ujian bagi kedua tim yang berambisi mengamankan posisi lebih baik di klasemen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
