“Tentunya saya senang dan bangga karena dari kegiatan ini budaya-budaya di Sulawesi Selatan khususnya di Tanah Luwu bisa diangkat kembali dan bisa dipertontonkan kepada masyarakat. Terutama anak-anak atau kalangan milenial karena secara tidak langsung ini juga bisa menjadi media belajar budaya sehingga anak masa kini bisa faham terhadap budaya, dan budaya ini bisa terus terpelihara,”urainya.
“Bahkan dengan diperlombakannya tarian tradisional, memainkan alat musik tradisional, dan lainnya yang merupakan salah satu bagian budaya, membuat mereka termotivasi untuk belajar budaya tersebut,”sambungnya.
Bukan itu saja, Pekan Budaya Tanah Luwu ini juga menjadi salah satu wadah untuk promosi produk-produk UMKM di tengah Pandemi Covid-19.
“Selain itu dari kegiatan ini produk-produk UMKM bisa hidup kembali di tengah Pandemi Covid-19 dimana dengan dibukanya pasar rakyat. Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan di Tanah Luwu,”harapnya.
Rangkaian Acara Pekan Budaya Tana Luwu:
Adapun rangkaian acara pekan budaya Tana Luwu, pada 17 Januari 2022 pembukaan, dilanjutkan Massolo (tradisi mengantarkan sesarehan) yang digelar di Kota Palopo dan di Luwu Utara, Street Performance (Palopo-Luwu Utara), pameran lukisan dan fotografi, pameran benda pusaka, festival seni, dan pasar rakyat.
Selanjutnya, agenda massolo (tradisi mengantarkan seserahan) di Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Timur.
Lalu Street Performance (Luwu-Luwu Timur). Juga, ada kegiatan Massureq – I Lagaligo, dan festival seni.
Hari Rabu 19 Januari 2022 digelar Festival Olahraga Tradisional, Mattompang, Lalebbata Carnival (Kontes Kreatif dan Unik), dan Festival Seni.
Kamis, 20 Januari 2022 digelar kirab budaya, kegiatan religi – pengajian, dan festival qasidah rebana disusul pada esok harinya akan digelar ziarah makam raja-raja Luwu, lalu dilanjutkan Lalebbata Hijau (Penanaman Pohon), tudang sipulung – (revitalisasi kawasan Lalebbata), dan resepsi peringatan Hari Jadi Luwu. Ini rencananya akan dihadiri Tokoh Tana Luwu se Nusantara.
Sabtu, 22 Januari 2022, akan diadakan pemecahan rekor MURI, Maddui Kapurung dengan memilih empat lokasi (Palopo-Belopa-Masamba-Malili) secara bersamaan.
Parade Rakki, Manre Saperra (Makan Bersama) dan pentas seni kontemporer. Acara puncak Minggu, 23 Januari 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
