Terkini.id, Jakarta – Raja Juli Antoni setelah resmi menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN mengakui bahwa itu bukanlah bidang yang ia geluti selama ini, sehingga meminta kepada pihak terkait untuk membimbingnya dalam menjalankan Amanah ini.
Pernyataan Raja Juli Antoni ini mendapat respon dari dokter yang juga aktivis, yakni Dokter Eva, yang berpendapat bahwa ungkapan seperti ini seharusnya tidak dipertontonkan ke publik.
Melalui cuitannya yang dilihat pada, Jumat 17 Juni 2022, Dokter Eva menilai bahwa dalam sisa waktu dua tahun masa jabatan, pemerintah seharunya bekerja untuk rakyat, bukan mempertontonkan hal yang tidak seharusnya.
Selain itu, Dokter Eva berpendapat, bimbingan itu dilakukan semasa kuliah, ketika menjalankan Amanah pemerintahan, yang dilakukan adalah bekerja.
“Bimbingan itu waktu kuliah mas, tapi kalau mau… sini abang bombing. Sisa waktu dua tahun masih saja mempertontonkan hal yang tidak seharusnya. Ambyar seambyar ambyarnya. Sepakat da @panca66”, kata Dokter Eva.

- Menteri Kehutanan RI Apresiasi Upaya PT Vale Mereklamasi Ribuan Hektare Lahan Hutan
- Jokowi Jenius Dalam Reshuffle Kabinet Menurut Rocky Gerung
- Raja Juli Antoni Jabat Wamen ATR/BPN, Helmi Felis 'Colek' Ketum PSI: Kasihan Giring
- Kader PSI Jadi Wakil Menteri, Giring Dihujat Warganet: Dia Menteri Peternakan Kambing!
- Profil Raja Juli Antoni, Politisi Milenial yang Jadi Wamen ATR BPN
Sebelumnya, Raja Juli Antoni mengatakan bahwa penunjukkan dirinya sebagai Wamen ATR/BPN bukanlah sesuatu hal yang mudah.
Terlebih, bidang yang ia geluti selama ini bukanlah bidang yang berkaitan dengan jabatan baru yang diamanahkan kepadanya. Olehnya itu, dia meminta untuk dibimbing dalam menjalankan pekerjaan rumah sebagai Wamen.
“Ini adalah Amanah yang tidak mudah, saya harus mengakui ini bukan bidang yang selama ini saya geluti”, kata Raja Juli Antoni, dikutip dari laman iNews.id.
Dia secara blak-blakan mengakui bahwa dirinya tidak memiliki pengalaman dalam hal mengurus pertanahan, apalagi yang akan diurus dalam jabatannya ini berkaitan dengan pertanahan rakyat Indonesia.
“Terang saya tidak mempunyai pengalaman konkret untuk menyelesaikan masalah pertanahan, jadi mohon dengan kerendahan hati pak Menteri, saya tolong diajarkan, mohon dibimbing untuk sesegera mungkin beradaptasi”, tambahnya.
“Karena pak presiden juga dengan jelas mengatakan kita tidak memiliki waktu yang tidak lama lagi, oleh karena itu kita butuh kecepatan, namun tentun dengan bimbingan dan masukan dari senior semua pegawai di ATR/BPN”, sambungnya.
Politisi PSI itu tak hentinya meminta untuk dibimbing dalam menjalankan PR barunya itu, secara langsung, dia meminta bantuan kepada semua pihak terkait jabatannya itu.
“Sekali lagi saya mohon belajar dan meminta doa restu, dengan bimbingan pak Hadi kita bisa meneruskan kebaikan yang sudah dikerjakan pak Sofyan Djalil”, tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
