Rapat Perdana, Danny Pomanto Buka Dosa-dosa Pejabat Tak Netral Pilkada 2020

Terkini.id, Makassar – Pada rapat perdana sebagai Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto membuka dosa-dosa Pejabat Pemerintah Kota Makassar yang tidak netral pada Pilkada 2020. 

Danny menyinggung pejabat Pemerintah Kota Makassar yang terbukti melanggar netralitas pada Pilkada 2020. Danny menilai tindakan tersebut melawan pemerintah.

“Pemerintah itu harus netral,
penyesalan memang di belakang kalau pendaftaran memang di depan,” kata Danny di Balai Kota Makassar, Senin, 1 Maret 2021.

Baca Juga: Temui Sandiaga Uno, Danny Pomanto Ungkap Sejumlah Program Pariwisata Tahun...

Danny memandang selama dirinya tidak menjabat, sebagian pejabat Pemerintah Kota Makassar menunjukkan bentuk perlawanan dengan melanggar netralitas. 

Terkhusus, kata Danny, sejumlah camat secara terang-terangan dan diduga lebih memilih kandidat pasangan calon lain dalam Pilkada tahun lalu.

Baca Juga: Dicopot dari Lurah Pandang Usai Sebut Wali Kota Makassar Pembohong

“Bukan hanya melawan kandidat, melawan juga pemerintah,” kata Danny.

Kendati begitu, Danny mengatakan dirinya legowo terhadap mereka yang melanggar netralitas. Hanya saja, kata Danny, dirinya tidak bisa menjamin mereka bakal bertahan lama di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Selain itu, Danny memaparkan visi misi dan program kerja yang akan dilaksanakan secara sistematis, simultan, dan transparan. Ia mengatakan bagi pejabat yang tak mampu mengikuti dipastikan akan dimutasi.

Baca Juga: Perpanjang SIM Kini Lebih Mudah dengan Aplikasi SINAR, Wali Kota...

“Siapa yang tidak ikut visi misi pasti tidak akan di sini lagi,” tutup Danny.

Sponsored by adnow
Bagikan