Terkini.id, Jakarta – Angka covid-19 di Indonesia yang tak kunjung terkendali bahkan meningkat dengan drastis, membuat pemerintah pemerintah mempertimbangkan kembali pembatasan di daerah-daerah.
Seperti diketahui, pada Kamis 9 Juli 2020 kemarin, tercatat kasus baru positif Covid-19 mencapai 2.567 kasus.
“Pak Presiden menyampaikan, ada pelonggaran tetapi begitu ada kasus langsung segera dikunci, segera diketatkan kembali. Ini pentingnya kepemimpinan, manajemen krisis yang harus diterapkan para pimpinan di daerah.
Begitu ada kasus melonjak, otomatis diketatkan, dibatasi kembali,” terang Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo di Kalimantan tengah, Kamis 9 Juli 2020 dikutip dari sindonews.
Doni mengungkapkan, alasan pengetatan kembali lantaran setiap daerah berbeda-beda. Di mana, ada daerah yang tingkat kedisiplinannya tinggi dan ada pula yang rendah.
- Wali Kota Makassar Minta Antrean BBM Tak Ganggu Masyarakat, Truk dan Bus Diusulkan Antre 21.00-05.00 WITA
- Imbas Kelangkaan BBM, Disdik Makassar Terapkan Pembelajaran Daring untuk TK, SD dan SMP
- Four Points by Sheraton Makassar Genap 11 Tahun, Rayakan dengan Aksi Sosial dan Syukuran
- New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV, Market Share Capai 66,2 Persen
- Alfamart-Sweety Lanjutkan Kolaborasi Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
“Yang rendah mungkin disampaikan untuk tetap waspada. Hati-hati, kegiatan bisa tetap jalan,” ungkapnya.
Dia menekankan pentingnya masyarakat patuh pada protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
“Satu sisi memahami protokol kesehatan, sisi lain bagaimana meningkatkan imunitas tubuh dengan cara olahraga teratur, istirahat cukup, tidak boleh panik, hati riang gembira, konsumsi makanan bergizi. Kalo kita patuhi protokol kesehatan dan imunitas kita tinggi, Insya Allah jika terpapar, kita tidak terinfeksi,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
