Terkini.id — Sebanyak 1000 orang mengikuti pelatihan relawan melawan Covid-19, di Swissbel Hotel, Jalan Ujungpandang Makassar, Jumat 20 November 2020.
Pelatihan yang diselenggarakan BNPB sampai 25 November 2020 tersebut diikuti 1.000 peserta dari Makassar, Gowa, Maros, dan Sinjai.
Para relawan ini nantinya akan diterjunkan ke masyarakat untuk mensosialisasikan tentang pencegahan Covid-19 dan penerapan 3 M yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengatakan, seribu relawan ini akan menambah kekuatan baru untuk Sulsel dalam menangani penyebaran Covid-19 dan memudahkan sosialisasi kepada masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.
“Para relawan ini diharapkan mereka dapat membantu tenaga medis dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga. Jika relawan mampu mendorong penggunaan masker hingga angka 90 persen, tentu ini menjadi perubahan yang sangat besar,” kata Nurdin Abdullah dalam sambutannya.
- Tanda-tanda Ada Tersangka, Tiga Kasus yang Menyeret Bupati Gowa Naik ke Tahap Penyidikan
- Wali Kota Munafri Ibaratkan Makassar Taman Bunga: Saya Akan Bersihkan Ilalang yang Menutupi Keindahan
- Kota Makassar Kian Memikat Investor, Nilai Investasi Awal 2026 Capai Rp2,7 Triliun
- Oknum Guru Di Jeneponto Diduga Aniaya Siswa, Korban Demam Dan Merasakan Sakit Jika Menelan
- 10 Penggerak HAM Sulsel dan Wilker Sultra Resmi Teken Kontrak, Kakanwil Tekankan Perubahan Nyata di Masyarakat
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat lebih memperhatikan protokol kesehatan. Dengan sinergi dalam hal mencegah penularan covid-19.
“Saat ini obat yang paling ampuh melawan Covid-19 adalah menerapkan protokol kesehatan dan menjaga sistem imun tubuh,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Lilik Kurniawan menambahkan, salah satu langkah terbaik untuk menangani pandemi ini adalah dengan menciptakan relawan yang akan menjadi agen perubahan perilaku.
“Kita semua sama-sama tahu bahwa belum diketahui kapan Covid-19 akan berakhir, setidaknya hingga obat dan vaksin ditemukan. Hal yang bisa kita lakukan sekarang adalah dengan beradaptasi dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Terlihat sederhana, namun pada kenyataan di lapangan masih banyak ditemui kendala,” ungkap Lilik.
Pada pelatihan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah dan dihadiri Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Lilik Kurniawan, Kepala Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Covid-19 Andre Rahadian, Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Sulawesi Selatan Nimal Halamang dan sejumlah Pimpinan Forkopimda Sulsel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
