Terkini.id, Jakarta –Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai bahwa reshuffle cabinet selanjutnya akan menyasar menteri non-partai politik (parpol).
Ia pun menilai bahwa Menteri Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim dan Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi akan terancam didepak dari kabinet.
“Reshuffle lebih mungkin menyasar kelompok non kader parpol,” kata Dedi Kurnia pada Jumat, 3 November 2021, dilansir dari RMOL.
Pengamat Politik dari Universitas Telkom ini menjelaskan bahwa Menteri dari non-parpol kemungkinan besar akan didepak dari kabinet karena dua faktor.
Pertama, katanya, lantaran kinerjanya dalam memimpin kementerian kurang memuaskan masyarakat.
- UKT Naik, Komisi X Pertanyakan Penggunaan Anggaran Pendidikan 20 Persen dari APBN
- Nadiem Makarim Jadi Sasaran Amuk Anggota DPR : Masih Banyak Guru - Guru yang Menangis !
- Nadiem Makarim Jadi Sorotan Setelah diamuk DPR, Dari Mana Sumber Besaran Gaji PPPK ?
- Bukan Hanya Tim Bayangan, Berikut Sederet Kebijakan Kontroversial Nadiem Makarim
- Profil dari Sosok Anita Jacoba Gah, Anggota DPR yang Berani Marahi Nadiem Makarim Soal Gaji Guru dan Masalah PPPK
Menurut Dedi Kurnia, ada tiga nama menteri yang dinilai kinerja kurang baik dan akan didepak oleh Presiden Joko Widodo.
“Pilihannya bisa dari Menteri Perdagangan (Muhammad Luthfi) dan MendikbudRistek (Nadiem Makarim),” ungkapnya.
Selain itu, Dedi Kurnia juga menyebut ada satu Menteri lagi yang kinerjanya kurang baik dan layak di-reshuffle yakni, Teten Masduki yang menjabat sebagai Menkop dan UKM
Namun, ia menilai bahwa Teten Masduki kemungkinan berada dalam posisi aman dari reshuffle.
“Hal ini melihat kedekatan beliau dengan PDIP dan Presiden,” ungkapnya.
Selain masalah kinerja, faktor kedua yang memungkinkan menteri itu dipecat oleh Jokowi adalah pertimbangan kepentingan penguasa sekarang ini.
“Paling memungkinkan karena pertimbangan politik,” kata Dedi Kurnia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
