Ribuan Pelaku UMKM Kumpul di Four Points Makassar, Terima Coaching Bisnis lewat Event BEST 1

Ribuan Pelaku UMKM Kumpul di Four Points Makassar, Terima Coaching Bisnis lewat Event BEST 1

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Teknologi untuk Membangun Mesin Order

Dalam sesi yang sama, Khaidir menjelaskan bahwa teknologi harus digunakan untuk membangun mesin order, bukan sekadar mengejar viralitas.

Menurutnya, viral belum tentu menghasilkan penjualan. Karena itu, UMKM perlu membangun alur order yang jelas: bisnis harus mudah ditemukan, dipercaya, dihubungi, pelanggan dicatat, diberikan penawaran, difollow-up, dilayani, diarahkan untuk repeat order, dan akhirnya mereferensikan bisnis kepada orang lain.

“Viral membuat orang tahu. Tapi mesin order membuat orang datang, percaya, beli, kembali, dan mereferensikan,” jelasnya.

Khaidir menyebutkan sejumlah teknologi sederhana yang wajib mulai dikuasai UMKM, seperti Google Business Profile, WhatsApp Business, Instagram, TikTok, spreadsheet, aplikasi kasir, sistem label pelanggan, dashboard mingguan, dan AI.

Baca Juga

Teknologi tersebut dapat membantu bisnis lebih mudah ditemukan, mudah dihubungi, rapi dicatat, rajin melakukan follow-up, dan jelas diukur.

“Kalau teknologi tidak membantu bisnis ditemukan, dihubungi, dicatat, difollow-up, dan diukur, berarti teknologi belum benar-benar dipakai untuk bisnis. Mungkin baru dipakai untuk gaya-gayaan,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan penggunaan data dan AI untuk menciptakan repeat order. Misalnya, pelanggan laundry yang pernah mencuci karpet dapat dicatat, dimasukkan ke kategori pelanggan karpet, diberikan pengingat setelah dua bulan, lalu dikirimkan penawaran yang sopan melalui WhatsApp.

“Setiap order harus dicatat. Karena setiap data adalah benih repeat order,” katanya.

SBC Siapkan Pendampingan UMKM Setahun Penuh

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.