Terkini.id. Jakarta – Setelah pemerintah mengumumkan kabar bahwa Undang-Undang Infromasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE akan direvisi, berbagai tokoh publik melemparkan pendapat, termasuk Rocky Gerung dan Ferdinand Hutahaean.
Keduanya kompak menyebut bahwa permasalahan dalam kebebasan mengkritik dan maraknya hoaks bukan terletak pada UU ITE.
Kendati sama-sama berpendapat bahwa masalahnya bukan UU ITE, tujuan dari pernyataan keduanya berbeda.
Ferdinand Hutahaean mendukung Jokowi sementara Rocky Gerung mengkritik Jokowi.
Rocky Gerung menyatakan bahwa inti permasalahannya bukan pada UU ITE sebab itu
- Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
- Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
“Undang-Undang ITE itu, itu cuman alat. Jadi peralatan dari istana untuk mengendalikan oposisi. Jadi poinnya pada Undang-Undang ITE, tapi pada ada tidaknya oposisi,” ujar Rocky Gerung dalam sebuah video yang ia tayangkan melalui kanal youtubenya pada Selasa, 16 Februari 2021.
Rocky Gerung sepakat jika UU ITE direvisi namun yang sebenarnya menjadi persoalan dasar adalah soal pola pikir Jokowi terkait oposisi.
“Presiden harus datang dengan pidato baru bahwa saya bersalah selama ini karena menganggap oposisi buruk. Oleh sebab itu saya revisi cara berpikir, bukan UU yang direvisi,” tegasnya.
Rocky Gerung bahkan mengatakan bahwa Jokowi sebagai Kepala Negara memiliki definisi yang salah terkait demokrasi.
“Kalau oposisi gak dianggap, UU ITE itu direvisi, ya orang ketawa lagi. Yang mesti direvisi isi kepala presiden sebagai kepala negara. Beliau salah mengartikan demokrasi,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
