Terkini.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Rudy Pieter Goni (RPG) menyerap aspirasi masyarakat, saat menggelar reses masa sidang I 2021-2022, di Rumah makan Hongkong, Jalan Timor Makassar, Sabtu 4 Desember 2021.
Pada reses tersebut, RPG menyebut bahwa banyaknya warga Kota Makassar merasa terganggu terkait pengerjaan galian di beberapa ruas jalan di Kota Makassar.
“Warga terganggu dengan galian, karena jalan yang sudah dibongkar ditutup kemudian dibongkar ulang. Bahkan di dekat Taman Macan itu banyak yang terganggu,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel ini.
“Begitu juga yang terjadi di Kecamatan Mamajang, di Jalan Singa, banyak yang mengeluhkan pengerjaan galian, apalagi di sana banyak usaha seperti warkop,” ungkapnya.
Dampak dari pengerjaan galian di ruas jalan kerap terjadi kemacetan. “Belum lagi kualitas jalan yang ditambal bekas galian tidak sama seperti sebelumnya, bahkan cuma diganti dengan paving blok,” ujarnya.
- DPRD Sulsel Tunda Pengesahan Ranperda Pajak, Kenaikan BBNKB dan PBBKB Dikaji Ulang
- Harga Telur Anjlok, DPRD Sulsel Minta Bulog Gelar Operasi Pasar
- 4 Bulan Merugi, Peternak Ayam Bagikan Telur Gratis di DPRD Sulsel
- DPRD Sulsel Usulkan Kenaikan Pajak BBNKB dan Pajak BBM Non-Subsidi
- DPRD Sulsel Bahas Dua Ranperda Strategis untuk Genjot Kemandirian Fiskal dan Optimalisasi BUMD
Pada reses yang dihadiri puluhan warga Kecamatan Wajo, sejumlah warga menyampaikan aspirasi kepada RPG, salah satu aspirasi yaitu pengurusan Kartu Keluarga (KK) terbilang lambat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
