Terkini.id, Takalar – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Takalar telah melakukan kegiatan sosialisasi di Cik Tarangati Cafe, Tanggul Topejawa.
Kegiatan yang bertemakan “Pembudayaan Kegemaran Membaca” ini memiliki beberapa item kegiatan yakni Soft Opening dan Launching Cikali Cafe, Pelantikan dan Pengukuhan Persatuan Penggiat Literasi Takalar (PELITA) periode 2021-2025, Launching Lokasi Penahanan Takalar, serta Malam Anugerah Literasi Awards 2021.
Pada malam anugerah literasi awards, Rumah Baca Pesisir (RBP) mendapatkan peringkat sebagai komunitas literasi terbaik di Takalar. Hal ini mencuri perhatian beberapa tokoh ternama.
Abdul Jalil Mattewakkang, S. Pd selaku ketua umum penggiat literasi Takalar mengatakan bahwa penghargaan ini sebagai pemicu semangat.
“Piagam penghargaan ini sebagai pemicu semangat membara bagi RBP agar lebih aktif, kreatif dalam kegiatan literasi. Terus berbagi dan menginspirasi agar geliat literasi terus menyinari Bumi Panrannuangku,” ungkapnya, Senin 13 September 2021.
Selain itu, Zainuddin Detol, S.Pd., MM selaku Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca memberikan selamat atas penghargaan yang telah diraih oleh RBP.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas prestasi yang diaraih RBP sebagai TBM teraktif, walaupun usianya masih sangat muda, kurang lebih 1 tahun 6 bulan, tapi geliatnya dalam menggairahkan literasi di pelosok desa tidak pernah berhenti dan selalu melakukan kegiatan-kegiatan literasi dengan model yang berpariasi, mudah-mudahan dengan prestasi ini RBP terus bergerak lebih aktif lagi dan bisa menjadi motivasi untuk lebih aktif dalam berlitersi,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Asis Nojeng, S.Pd., M.Pd. selaku Dewan Pembina (DP) RBP mengatakan bahwa kehadiran RBP mampu menjadi motor penggerak bagi anak muda yang ada di Takalar.
“Pencapaian yang diraih oleh RBP bukanlah tanpa alasan, RBP sejak awal dirintis hingga saat ini aktif melakukan pendampingan dan juga advokasi di dunia literasi. Kehadiran RBP mampu menjadi motor penggerak bagi anak muda yang ada di Takalar. Namun, terlepas dari semua itu, tentu penghargaan ini tidak melulu membuat bangga, tapi kelak akan menjadi boomerang ketika kapal induk RBP terhantam badai. Semoga mereka mampu bertahan di tengah gempuran badai teknologi, ataukah akan karam hingga ke dasar,” tuturnya.
Sementara itu, Supardi selaku ketua umum RBP mengungkap rasa syukur terhadap penghargaan yang telah dicapai.
“Menjadi Sebuah kesyukuran bagi teman-teman dengan adanya penghargaan ini memantik riak-riak pergerakan kami di RBP untuk lebih aktif lagi kedepanya,” ujarnya.
Citizen Reporter: Hasmawani Rasyid
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
