Terkini.id, Jakarta – Ahmad Sahroni selaku Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Commitee) Formula E Jakarta akhirnya memberikan tanggapannya mengenai perusahaan BUMN yang tidak menjadi sponsor Formula E.
Dilansir dari akun Instagram @ahmadsahroni88, Jumat 3 Juni 2022, ia menyinggung bahwa BUMN tidak menjadi sponsor padahal Formula E selalu membayar tagihan listrik.
“BUMN tidak berikan sponsor apapun. PLN untuk kelistrikan juga kami bayar full,” ujar Ahmad Sahroni, dikutip dari akun Instagram @ahmadsahroni88, Jumat 3 Juni 2022.
Setelah itu, Ahmad Sahroni juga mempertanyakan asal BUMN yang seolah-olah bukan bagian dari bangsa Indonesia.
“Maaf nih, BUMN itu kan bagian dari Republik Indonesia kan ya?” tutur Ahmad Sahroni.
- Politikus PKS Soroti Kedatangan Jokowi di Formula E Jakarta, Netizen: Bawel Banget Jadi Laki
- Sindir Panitia Penyelenggara Formula E, Yusuf Dumdum: Dikira BUMN Itu Milik Nenek Moyang Mereka Apa?
- Menurut Rocky Gerung Jokowi Tidak Datang ke Formula E Jakarta, Netizen: Nyumbang Kagak Nongol Iya! Kocak
- BUMN Tidak Menjadi Sponsor Balap Formula-E, Erick Tohir: No Comment
- Bank China Jadi Sponsor Formula E, Chusnul: Kadrun Mana Suaranya? Dasar Munafik!
Lebih lanjut lagi, Ahmad Sahroni menegaskan bahwa pihak Formula E Jakarta tidak memaksakan agar perusahaan BUMN menyumbangkan dananya.
Namun perlu diketahui bahwa Formula E ini digelar untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam dunia global.
“Kami enggak ngotot minta, tapi ngotot untuk jadi bagian Indonesia,” ungkap Ahmad Sahroni.
“Untuk Indonesia @kementerianbumn 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩, jangan salah tafsir.. event Formula E Untuk Indonesia…We Love INDONESIA…” lanjut Ahmad Sahroni.
Ahmad Sahroni juga menyoroti slogan BUMN yang berbunyi AKHLAK, dan menggarisbawahi kata LOYAL yang berarti BUMN akan berdedikasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

“Kutipan bahasa arti dari AKHLAK. Semoga kata kata kni tidak dilupakan dan kata kata ini jd bagian arti semua orang….Bagaimana menurut sahabat semua? Bahasa ini pasti pd tau dr mana kan? 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩,” ucap Ahmad Sahroni.
Para netizen pun tidak ketinggalan untuk memberikan tanggapannya terkait sindiran Ahmad Sahroni kepada BUMN.
Salah satu netizen dengan akun Twitter bernama @mydn1234567 berpendapat bahwa BUMN tidak jadi sponsor karena berkaitan dengan masalah capres pada pemilu 2024 nanti. Persoalan capres ini dinilai akan membuat orang gampang julid dengan temannya sendiri.
“Gara-gara cupras-capres temen bisa jadi julid,” tulis akun Twitter @mydn1234567, dilihat pada Jumat 3 Juni 2022.
Netizen lainnya juga berujar bahwa ini semua terjadi karena iri dengan keberhasilan seorang pesaing yang mengkibatkan BUMN ogah sponsor Formula E.

“Apapun alasanya hanya karena iri dengan keberhasilan seorang pesaing, karena tuannya tidak bisa apa,” jelas akun Twitter @kangsan34876264.
Namun ada juga netizen yang heran soal masalah sponsor ini, karena faktanya Formula E jumlah penyumbang dananya jauh lebih banyak. Sedangkan MotoGP Mandalika kemarin hanya berjumlah 15 sponsor.
“Loh sponsor lokal saja katanya ada 31 perusahaan ditambah sponsor luar negri, apa masih kurang? Mandalika saja sponsornya hanya 15 loh,” tanya akun Twitter @henjosipan67.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
