Terkini.id Jakarta – Pengamat kebijakan publik, Muhammad Said Didu menerangkan tentang prinsip jalan tol melalui kanal YouTube Hersubeno Point.
“Bila jalan tol itu dibangun, maka rakyat harus menikmati lebih murah daripada jalan biasa. Itu prinsip pembangunan jalan tol,” katanya, mengutip Galamedia, Senin 8 November 2021.
Pembahasan Said Didu soal jalan tol tersebut lantas menuai komentar positif dari politisi Partai Demokrat, Soeyoto.
“Terimakasih Pak Muhammad Said Didu penjelasan prinsip bangun jalan tol,” cuitnya melalui akun Twitter pribadinya, Rabu, 10 November 2021.
Soeyoto mengatakan bahwa penjelasan mengenai jalan tol tersebut pernah diimplementasikan langsung di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
“Nyambung dengan apa yang sudah dilakukan Pemerintahan Pak SBY,” ujarnya.
Mengacu pada penjelasan Said Didu tersebut, Soeyoto langsung mengungkap dua fakta pembangunan jalan tol di era pemerintahan SBY.
Disebutkan Soeyoto mengenai kedua faktar tersebut, yakni pertama, pembangunan jalan tol di era pemerintahan SBY dipengaruhi oleh tingginya pertumbuhan ekonomi di negeri ini. Fakta selanjutnya, pertumbuhan ekonomi di era pemerintahan SBY sejalan dengan tingginya daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda empat.
“Meskipun jalan tol dibangun demikian panjang karena pertumbuhan ekonomi di masa Pemerintahan Pak SBY begitu tinggi, banyak sekali rakyat yang kemudian mampu beli kendaraan roda 4 (itu fakta) maka jalan tetap semakin sesak,” ujarnya.
“Penjelasan dari ahlinya seperti ini walaupun baik dan benar tetap akan membuat buzzer kebakaran jenggot,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
