Terkini.id, Makassar – Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun baru, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar menggelar operasi terpadu pengendalian dan pengawasan keamanan pangan di sejumlah pasar di Kota Makassar.
Tim terpadu yang diturunkan terdiri dari beberapa instansi terkait, di antaranya Dinas kesehatan, Dinas Perikanan dan Pertanian, Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan BPOM.
Operasi pasar yang dilakukan oleh tim terpadu untuk memantau secara langsung keamanan pangan beberapa pangan segar dan olahan seperti sayuran, buah-buahan, ikan, daging, dan lain-lain.
Kepala Seksi Keamanan Pangan DKP Kota Makassar, Hajariah, mengatakan bahwa operasi terpadu ini sudah rutin dilaksanakan tiap bulan. Apalagi, bulan ini memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Ini adalah kegiatan rutin setiap bulan dilaksanakan oleh beberapa instansi terkait, yang mana tujuan utamanya adalah memastikan pangan tersedia di pasar-pasar tradisional dan modern aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat dan bebas dari kandungan bahan-bahan berbahaya seperti boraks, formalin dan pestisida,” ucapnya.
- Kendati Naik, Ketersediaan Stok Beras di Makassar Aman Hingga Bulan Ramadhan
- Tak Perlu ke Pasar, Cek Harga dan Stok Pangan Lewat Aplikasi Assipa
- Ketua TP PKK Makassar Apresiasi Kinerja Dinas Ketahanan Pangan
- Dinas Ketahanan Pangan Lutra Sosialisasi Penyuluhan B2SA
- DKP Makassar Latih Petani Subsistem Agribisnis
Operasi pasar dilaksanakan di dua pasar yang berbeda, yakni pasar tradisional baru dan pasar modern di Mtos.
Di pasar baru, tim terpadu telah melakukan uji rapid test kid terhadap sayuran, buah-buah, ikan, dan daging. Namun, tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya seperti pestisida formalin dan boraks.
“Pada pangan olahan kami temukan beberapa produk yang sudah kadaluarsa namun masih dipajang oleh penjualnya diantaranya saus tomat, buah kaleng, serta lombok botol,” jelas Hajariah, Kamis, 19 Desember 2019.
Untuk itu, tim terpadu meminta produk kadaluarsa segera diturunkan dari pajangan untuk segera dimusnahkan.
Di pasar modern Mtos, tim operasional terpadu dan pengendalian keamanan pangan juga melakukan pengujian Rapid test (test cepat) terhadap beberapa sampel buah-buahan, seperti apel merah dan anggur.
Adapun hasilnya negatif atau tidak mengandung bahan bahan berbahaya seperti boraks dan formalin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
