Sandiaga Uno Beberkan 3 Literasi Kekuatan Kearifan Lokal, Apa Saja?

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno. (Foto: Suara)

Terkini.id, Jakarta – Pengusaha dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerinda Sandiaga Uno menjadi pembicara pada sebuah kuliah umum di Magelang.

Adapun tema kuliah umum tersebut adalah optimalisasi kearipan lokal dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital.

Dalam kesempatan itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu membeberkan tiga literasi kekuatan.

“Di era digital sekarang ini, saya ingin memastikan agar kita mengoptimalkan kekuatan kearifan lokal kita dengan meningkatkan 3 literasi,” ujarnya.

Menurut Sandiaga, pertama literasi terhadap teknologi. Sebanyak 21 juta tenaga kerja di Indonesia akan terhapuskan oleh teknologi dalam 25 tahun kedepan.

View this post on Instagram

Di era digital sekarang ini, saya ingin memastikan agar kita mengoptimalkan kekuatan kearifan lokal kita dengan meningkatkan 3 literasi. Pertama literasi terhadap teknologi. 21 juta tenaga kerja di Indonesia akan terhapuskan oleh teknologi dalam 25 tahun ke depan. Namun di balik hilangnya 21 juta lapangan kerja, akan timbul 23 juta sampai 46 juta lapangan kerja baru yang berkualitas karena teknologi. Oleh karena itu siapapun yang mau sukses ke depan harus mampu merangkul teknologi dan digital. Kedua adalah literasi data. Zaman now data is king, malah ada yang menyebut bahwa data adalah tambang emas era digital. Jika kita punya data, kita mampu untuk menguasai pasar, dan mampu menguasai begitu banyak lini sektor di masyarakat. Yang ketiga adalah kemampuan kita berinteraksi dengan sesama manusia. Kita berkumpul, bersinergi dan berkolaborasi dengan orang-orang yang ingin sukses.

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

Menarik untuk Anda:

Namun kata dia di balik hilangnya 21 juta lapangan kerja, akan timbul 23 juta sampai 46 juta lapangan kerja baru yang berkualitas karena teknologi.

“Oleh karena itu siapapun yang mau sukses ke depan harus mampu merangkul teknologi dan digital,” tulis Sandiaga Uno di akun Instagramnya.

Kedua adalah literasi data. Menurut Sandiaga Uno, zaman now data is king, malah ada yang menyebut bahwa data adalah tambang emas era digital.

“Jika kita punya data, kita mampu untuk menguasai pasar, dan mampu menguasai begitu banyak lini sektor di masyarakat,” terangnya.

Dan yang ketiga adalah kemampuan kita berinteraksi dengan sesama manusia.

“Kita berkumpul, bersinergi dan berkolaborasi dengan orang-orang yang ingin sukses,” tutup mantan calon Wakil Presiden RI ini.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Jika Agama Dihina, UAS: Wajib Kita Marah dan Mengamuk

Puji Kepemimpinan IDP, Aty Kodong: Bupati Lutra Luar Biasa Cerdas dan Merakyat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar