Satgas Covid-19 Soppeng Akan Perketat Protokol Kesehatan di Acara Pernikahan

Terkini.id, Soppeng – Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng melaksanakan rapat koordinasi pendisiplinan protokol kesehatan di Aula Makodim 1423 Soppeng, Rabu 20 Januari 2021.

Rapat tersebut membahas teknis dalam pemberlakuan mekanisme penanganan Covid-19 khususnya terkait acara resepsi pernikahan agar menerapkan protokol kesehatan.

Acara pernikahan masih bisa dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dalam hal ini, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan di antaranya membatasi pengantar erang-erangan pernikahan, waktu resepsi di undangan diatur sehingga para tamu tidak berdatangan secara bersamaan, tuan rumah hanya menyiapkan nasi dos, dan setelah memberikan ucapan selamat ke mempelai diharapkan langsung meninggalkan lokasi pernikahan.

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak mengatakan, acara pernikahan nantinya harus menerapkan protokol kesehatan agar tidak ada klaster baru di Kabupaten Soppeng.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Teknis dalam pemberlakuan mekanisme
penanganan Covid-19 khususnya terkait acara resepsi pernikahan. Dimana kita berharap bahwa klaster pernikahan dapat dikendalikan tanpa mengurangi maksud dari acara  pernikahan tersebut,” ujar Kaswadi.

Baca Juga: Kaswadi Razak Pantau Proses Vaksinasi Tahap Satu Personel Polres Soppeng

Sementara itu, Kapolres Soppeng, AKBP Moh. Roni Mustofa mengatakan, kebijakan untuk masyarakat yang melaksanakan hajat pernikahan, dimana hal ini merupakan salah satu penyumbang timbulnya klaster baru yang tidak terkontrol.

“Di resepsi pernikahan kita lihat hanya sedikit yang menerapkan protokol kesehatan. Dengan demikian, kami sepakat untuk membuat kebijakan baru terkait masyarakat yang ingin melaksakan hajat pernikahan dan perlu ditindaklanjuti baik dari camat maupun desa agar penerapan protokol kesehatan dapat diseragamkan,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan di acara resepsi pernikahan.
 
“Kita akan lakukan sosialisasi dulu, terus tindakannya juga akan dilakukan secara bertahap, dan jika ada yang melanggar akan diberikan teguran atau sanksi, oleh karena itu kami mohon dari pihak-pihak lainnya agar melaksanakan kebijakan ini untuk keselamatan masyarakat Soppeng,” tuturnya.

Baca Juga: Kakek Asal Soppeng Ditahan Akibat Tebang Pohon Jati Miliknya, Kejati:...

Sementara Dandim 1423 Soppeng,  Letkol INF. Richard Maribot Butarbutar mengatakan, pihaknya akan memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana cara penerapan protokol kesehatan di acara resepsi pernikahan.

“Kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana menerapkan protokol kesehatan khususnya di acara hajat pernikahan. Apabila ada pengantin yang berasal dari luar daerah, harus mengantongi surat bebas Covid-19,” ujarnya.

Bagikan