Terkini.id, Jakarta – Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman yang mengatakan bahwa “Tuhan kita bukan orang Arab”.
Muslim Arbi menilai Jenderal Dudung Abdurachman sangat menampakkan ekspresi kebencian terhadap orang Arab.
“Kelihatan sekali ada ekspresi kebencian terhadap orang Arab. Sikap Jenderal Dudung itu patut disayangkan,” katanya pada Rabu, 1 Desember 2021, dilansir RMOL.
Muslim Arbi pun bertanya-tanya alasan dibalik pernyataan Jenderal Dudung yang akhirnya membuat heboh itu.
Ia mempertanyakan apakah Jenderal Dudung memiliki motif lain di balik pernyataannya tersebut.
- Muslim Arbi: PDIP Terlalu Gamang dan Lamban Umumkan Capresnya
- Muslim Arbi: Jokowi Hendak Geser Peran Megawati di PDIP
- Muslim Arbi Minta Ahok Berhenti Jelekken Anies: Dia Mantan Napi
- Muslim Arbi Kritik Pernyataan Ade Armando: Merusak Bangsa
- Undang Relawan, Muslim Arbi: Jokowi Jadikan Istana Sebagai Fasilitas Pribadi
“Tidakkah omongan itu berbau SARA? Apakah seorang KSAD pantas lontarkan hal itu? Mengapa tidak fokus pada hal-hal tentang AD saja? Apakah ada motif lain?” kata Muslim Arbi.
Sebelumnya, Jenderal Dudung disoroti usai wawancaranya dengan Deddy Corbuzier yang ditayangkan di YouTube pada Selasa, 30 November 2021.
Pasalnya, dalam wawancara itu, Jenderal Dudung mengaku berdoa menggunakan Bahasa Indonesia sebab Tuhan bukanlah orang Arab.
“Kalau saya berdoa setelah sholat, doa saya simpel aja, ya Tuhan, pakai bahasa Indonesia aja, karena Tuhan kita kita kan bukan orang Arab,” ujar Jenderal Dudung.
“Saya pakai bahasa Indonesia, ‘ya Tuhan ya Allah SWT, saya ingin membantu orang saya ingin menolong orang’. Itu aja doanya, itu aja,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
