Terkini.id, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Makassar yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Andi Hadi Ibrahim Baso menanggapi soal SD Inpres Mallengkeri I di Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, disegel.
Sekolah tersebut diketahui disegel lantaran masalah sengketa lahan. Akibatnya, kegiatan belajar-mengajar di SD itu terganggu.
Melansir IDN Times Sulsel, salah satu ruangan kelas disegel yang mengaku ahli waris lahan, sehingga siswa terpaksa memanfaatkan ruang apa pun untuk belajar, termasuk kantin.
Terkait hal itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso pun mengaku kaget.
“Kami juga baru mengetahui ada hal ini, makanya saya kaget,” ujar Andi Hadi Ibrahim Baso, Sabtu 6 Agustus 2022.
- Lewat SiAKSES, Proper Sekretariat DPRD Makassar Ubah Layanan Keuangan Jadi Serba Real-Time
- BAST Renovasi Ditandatangani, DPRD Makassar Segera Tempati Gedung di Kantor Lama
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
- Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Soroti Pentingnya PSU
Andi Hadi mengatakan pihaknya mengagendakan memanggil pihak-pihak terkait di Pemerintah Kota. Dewan ingin mendengarkan penjelasan soal duduk masalah sengketa lahan itu.
“Insya allah hari kamis, kami akan panggil kepala sekolah, Dinas Pendidikan, dan Dinas pertanahan hadir di Komisi D,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
