Sebut Isi Podcast RH Sampah, Muannas Alaidid: Sepanjang Sejalan dengannya dan Benci Pemerintah, Bisa Tayang

Terkini.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum, Refly Harun (RH) menyebut bahwa podcast Refly Harun berisi sampah.

Muannas Alaidid menilai bahwa siapa pun boleh tayang di podcast Refly Harun sepanjang sejalan dengannya dan membenci pemerintah.

“Bukti Podcastnya RH isinya sampah, sepanjang sejalan dengannya dan benci pemerintah bisa tayang,” kata Muannas Alaidid.

Baca Juga: Soroti Usulan Capres Partai Nasdem, Refly Harun: Khas Politik Pragmatis,...

“Mesti diproses hukum jgn dibiarkan seperti podcast dengan sugik nur tempo lalu,” sambungnya, sebagaimana dilihat pada Senin, 16 Mei 2022.

Bersama pernyataannya, Muannas Alaidid membagikan berita soal Refly Harun yang buka suara soal podcast-nya dengan Abbi Rizal Afif.

Baca Juga: Relawan Yakin Ganjar Pranowo Punya Empat Sifat Nabi Muhammad SAW

Sebagaimana diketahui, saat ini sedang beredar rumor di media sosial bahwa Refly Harun menjadi pembuat settingan pernyataan palsu Rizal Afif di akun YouTubenya beberapa bulan lalu.

Adapun salah satu pengakuan Rizal Afif adalah bahwa ia merupakan mantan narapidana teroris.

Namun, dari hasil pemeriksaan polisi, Rizal Afif ternyata menyampaikan keterangan palsu. Kepolisian memastikan Rizal adalah buruh harian lepas di Depok dan tidak pernah menjadi mantan napi terorisme kasus Bom Sarinah. 

Baca Juga: Relawan Yakin Ganjar Pranowo Punya Empat Sifat Nabi Muhammad SAW

Terkait tudingan yang beredar, Refly Harun mengatakan tidak mengenali Rizal Afif sebelumnya.

Ia mengaku dikenalkan dengan Rizal oleh Dewa Putu Adhi yang merupakan mantan gitaris band di Bali. Refly juga sempat menghadirkan Dewa dalam podcast di YouTubenya.

“Sebelumnya saya tidak kenal siapa Rizal Afif. Beberapa waktu yang lalu, ustad Dewa Putu Adhi datang ke rumah saya malam hari membawa dan memperkenalkan Rizal Afif,” kata Refly pada Senin, 16 Mei 2022.

Menurut Rfely Harun, Dewa mengatakan bahwa Rizal Afif baru saja bebas dari lapas Gunung Sindur dan merupakan napi teroris Sarinah.

“Tentu saja saya tertarik untuk mewawancarainya. Maka terjadilah wawancara bahkan secara live streaming tanpa contekan pertanyaan,” ungkapnya.

Kini, wawancara podcat Refly dengan Rizal di akun YouTube Refly pada 9 Februari 2022 tersebut telah dicabut.

Refly menyebut pernyataan Rizal telah mendapat bantahan dari banyak pihak sehingga ia merasa wawancara itu tidak layak terus ditayangkan.

“Kalau ikuti naluri pemasaran harusnya saya biarkan, pasti lebih banyak lagi yang nonton, tapi kan itu tidak bertanggung jawab karena menyebarkan info yang belakangan dibantah pihak-pihak lain,” ujar Refly Harun.

Bagikan