Makassar Terkini
Masuk

Ade Armando Dituding Penista Agama, Muannas Alaidid: Saya Saksi Dia Tak Pernah Tinggalkan Salat

Terkini.id, Jakarta – Pengacara, Muannas Alaidid membantah tudingan bahwa Dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando adalah penista agama.

Muannas Alaidid bahkan bersaksi bahwa Ade Armando tidak pernah meninggalkan salat.

Bahkan, menurutnya, Ade Armando sedang berpuasa saat dikeroyok dalam Aksi 11 April 2022 karena dianggap penista agama.

“Saya saksi Ade Armando tak pernah tinggal sholat bahkan saat peristiwa terjadi dia sedang berpuasa,” kata Muannas Alaidid melalui akun Twitter pribadinya, sebagaimana dikutip pada Sabtu, 23 April 2022.

“Sadis bila bela beda pandangan dianggap penista agama,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Ade Armando memang dinilai sebagai penista agama Islam oleh beberapa pihak. Namun, pihak Ade Armando sendiri membantah hal ini.

Tim Kuasa Hukum Ade Armando bahkan telah melaporkan melaporkan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (Sekjen PAN), Eddy Soeparno ke polisi yang menyebut AA sebagai penista agama.

Dilansir dari Liputan 6, laporan dilayangkan oleh Andi Windo Wahidin sebagai tim kuasa hukum Ade Armando degan nomor STTLP/B/1990/IV/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 18 April 2022.

Muannas Alaidid  sebagai salah satu tim kuasa hukum Ade Armando mengatakan laporan itu merupakan kelanjutan dari somasi pada 14 April 2022 yang tidak ditanggapi oleh Eddy Soeparno.

“Kami selaku Kuasa Hukum Ade Armando sudah meminta secara baik-baik Eddy Soeparno untuk menghapus cuitan tersebut dan meminta maaf kepada Ade Armando melalui akun twitternya karena dia menuduh Ade Armando menista agama dan ulama tanpa dasar yang jelas, tidak ada putusan pengadilan tentang hal itu,” ujar Muannas pada Selasa, 19 April 2022.

Sebelumnya, Eddy Soeparno sempat membuat cuitan di akun Twitternya usai Ade Armando babak belur dianiaya massa tak berjas almamater di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin, 11 April 2022 kemarin.

Dalam cuitannya itu, Eddy tidak secara gamblang menyebut nama Ade Armando, melainkan hanya menggunakan inisial AA.

“Saya mendukung pengusutan dan tindakan hukum kepada pelaku kekerasan terhadap AA, tapi saya juga mendukung tindakan hukum yang tegas kepada mereka yang menistakan agama dan ulama, termasuk AA,” tulis Eddy melalui akun Twitternya @eddy_soeparno, Selasa 12 April 2022.