Terkini.id, Jakarta – Politikus PDIP, Dewi Tanjung menyebut bahwa kasus Harun Masiku di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan kasus korupsi melainkan gratifikasi kepada komisioner KPU.
Hal itu disampaikan kader PDIP tersebut menanggapi sejumlah pihak yang disebutnya kadrun yang mempertanyakan soal kasus korupsi Harun Masiku.
Menurut Dewi Tanjung, apabila kadrun ingin bertanya soal kasus Harun Masiku maka bertanyalah ke KPK mengapa saat ini yang bersangkutan belum ditangkap.
“Kalo Kadrun Tolol mau nanya Soal Harun Masiku Tanya sama KPK donk Kenapa sampai saat ini KPK belum bisa menangkap Harun Masiku,” kata Dewi Tanjung lewat cuitannya di Twitter, Rabu 3 Maret 2021.
Ia pun lantas menyebut bahwa kasus Harun Masiku bukan kasus korupsi melainkan gratifikasi kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).
- Nyaris 4 Tahun DPO, Mantan Penerima Suap Harap Eks Politisi PDIP Harun Masiku Segera Ditangkap KPK
- Misteri Pelarian Harun Masiku: Novel Baswedan Sebut Pimpinan KPK Tak Sungguh-sungguh Mencari
- Interpol Polri Sebut Buronan KPK Harun Masiku Terdeteksi Berada di Indonesia
- Polri Siap Bantu KPK Tangkap Buronan Harun Masiku yang Diduga Kuat Masih di Indonesia
- Interpol Indonesia Belum Terima Informasi Terkait Keberadaan Buronan KPK
“Kasus Harun Masiku bukan Korupsi Tapi kasus gratifikasi kepada komisioner KPU,” ungkap Dewi.
Oleh karenanya, Politisi PDIP itu menilai kadrun harusnya paham terlebih dulu dengan kasus Harun Masiku tersebut.
“Kadrun harus Paham dulu kasusnya biar pinter. Otaknya jangan Tolol terus,” ucapnya.
Selain itu, Dewi Tanjung lewat kicauan selanjutnya menjelaskan terkait arti dari gratifikasi. Menurutnya, gratifikasi merupakan pemberian sejumlah uang atau barang kepada pejabat negara.
“Kadrun ToLol tau ngga arti Gratifikasi Artinya memberikan sejumlah uang atau barang kepada pejabat negara,” jelasnya.
Dalam kasus Harun Masiku, kata Dewi, yang bersangkutan telah memberikan uang kepada Komisioner KPU.
Terkait kenapa Harun Masiku sampai saat ini belum ditangkap, Dewi mempersilahkan kadrun bertanya ke Novel Baswedan.
“Harun Masiku memberikan uang kepada komisioner KPU pake uang pribadi dia
Kadrun tolol tanya sama Novel Baswedan atau KPK kenapa sampai saat ini Harun Masiku belum tertangkap,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
