Terkini, Jeneponto – Beberapa organisasi besar di Jeneponto, termasuk Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (PB-HPMT), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pengurus Besar Dewan Pergerakan Revolusi Demokratik (PB DPRD), dan Laskar Hasanuddin, secara tegas mengecam tindakan agresif yang dilakukan oleh oknum tertentu terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto, Asming, S.
Pernyataan bersama tersebut dikeluarkan setelah beredar screenshot foto tentang adanya serangan verbal dan perilaku tidak pantas yang ditujukan kepada Ketua KPU Jeneponto, Asming, S.
Serangan ini dinilai tidak hanya mencemarkan nama baik individu, tetapi juga berpotensi mencederai integritas lembaga KPU sebagai penyelenggara Pilkada.
Ketua PB HPMT, Dedi Arsandi, dalam pernyataannya mengatakan, “Kami mengutuk keras segala bentuk tindakan agresif yang menyerang pribadi Ketua KPU Jeneponto. Tindakan seperti ini mencerminkan kurangnya penghormatan terhadap institusi dan proses demokrasi yang sedang berjalan.” kata Dhedi Arsandi, kepada Terkini, Sabtu, 7 Desember 2024.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan politik seharusnya tidak dijadikan alasan untuk menyerang individu secara personal. “Kritik boleh, tetapi harus dalam koridor yang sopan dan sesuai dengan etika demokrasi. Serangan pribadi bukanlah budaya kita,” ujarnya.
- Barcode Tak Terbaca, Kadisdukcapil Pastikan Sejumlah KK yang Diduga Palsu Bukan Produk Capil
- Pimpin Apel Gabungan OPD, Bupati Andi Utta: Semua Hal Baik Berawal dari Kedisiplinan
- Perempuan Penentu Peradaban: Pilar Utama Pencetak Generasi Gemilang
- Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan
- Klinik Gigi Daengtisia Gelar Pelatihan Gigi Palsu dengan Dukungan dari PDGI Makassar dan Prodi Prostodonsi FKG UNHAS
Ketua PB DPRD, Jatong Jalarambang, menilai bahwa tindakan agresif ini adalah ancaman terhadap stabilitas sosial dan politik daerah. “Kita harus menjaga suasana kondusif di Jeneponto, apalagi sekarang panas-panasnya pengawalan rekapitulasi suara. Semua pihak harus menahan diri dan menghormati aturan hukum,” tegasnya.
Para organisasi ini mendesak pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas kasus dan memberantas akun Facebook palsu dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.
Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat untuk menjaga suasana demokrasi yang sehat, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai saling menghormati dan kebersamaan. Mendukung Demokrasi yang Bermartabat
Serangan terhadap Asming, S., tidak hanya menjadi masalah individu, tetapi juga menjadi cermin tantangan dalam menjaga kualitas demokrasi lokal. Oleh karena itu, organisasi-organisasi ini berkomitmen untuk terus mengawal proses demokrasi di Jeneponto agar berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan integritas.
Pernyataan bersama ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa demokrasi membutuhkan kerja sama dan penghormatan terhadap perbedaan, bukan perilaku agresif yang merugikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
