Masuk

Sejumlah Partai Baru Keberatan Atas Usul Megawati Terkait Nomor Urut di Pemilu 2024

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Sejumlah partai politik baru keberatan atas usul dari Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP yang meminta agar nomor urut parpol permanen di Pemilu 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Nazaruddin, menilai bahwa usulan itu menimbulkan ketidakadilan. Nazaruddin pun menyebut aturan itu hanya menguntungkan partai-partai di parlemen.

“Soal nomor urut partai lama yang tidak berubah, yang akan diundi hanya nomor untuk partai baru, semakin menunjukkan diskriminatifnya Pemilu 2024,” tulis Nazaruddin melalui pesan singkat pada Rabu, 16 November 2022.

Baca Juga: 29 Bakal Calon Anggota DPD RI BMS, KPU Sulsel Beri Kesempatan Perbaikan

Nazaruddin menduga aturan itu hanya mengakomodasi kepentingan sejumlah partai di parlemen. Menurutnya, aturan tersebut menjadi pertanda tidak baik dari penyelenggaraan pemilu.

Keberatan juga disampaikan oleh Alif Kamal, Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA). Ia berkata seharusnya tidak ada pembedaan bagi partai politik baru ataupun partai politik lama.

“Jika wacana itu dijadikan Perppu, ini sangat diskriminatif dan tidak demokratis,” ucap Wakil Ketua Umum PRIMA Alif Kamal.

Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Belum Putuskan Usungan Capres 2024 di HUT PDIP ke-50

Sementara itu, Partai Gelora justru tidak terlalu mempermasalahkan usulan itu. Namun, Gelora berharap negara memberikan kesempatan yang sama bagi partai-partai baru.

“Meskipun sebagai parpol baru, ingin juga mendapat kesempatan yg sama. Namun, wajar saja jika parpol lama terutama yang di Senayan mendapat kekhususan, seperti tidak ikut dalam proses verifikasi faktual,” ujar Mahfudz Siddiq selaku Sekjen Partai Gelora pada Rabu, 16 November 2022.

Diketahui sebelumnya, usulan agar nomor urut partai politik permanen datang dari Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP. Megawati menuturkan bahwa perubahan nomor urut membebani partai dalam persiapan alat peraga kampanye.

Usulan Megawati ini pun ditampung dalam Perppu Pemilu. Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan bahwa Perppu Pemilu akan mengakomodasi usulan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019 tidak diubah untuk Pemilu 2024.

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia (Sumber: detik.com)
Baca Juga: Soal Pemilu 2024, Puan Maharani: Capres Itu Sudah Ada di Garis Tangan

Menurut Ahmad Doli Kurnia, pihak-pihak terkait tidak keberatan dengan usulan yang awalnya disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tersebut.

“Nah, yang terakhir soal nomor urut. Ini ada aspirasi waktu itu berkembang dan kemudian kita diskusikan. Alhamdulillah dalam diskusi itu pemerintah tak keberatan, KPU juga tak keberatan, fraksi-fraksi juga cuma satu yang waktu itu minta dipertimbangkan,” ujar Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 15 November 2022.

Doli mengatakan, usulan itu akhirnya disepakati. Menurut Doli, proses pengundian nomor urut hanya akan dilakukan terhadap parpol yang tidak lolos ambang batas parlemen di Pemilu 2019 silam.

“Akhirnya, kita sepakat bahwa partai-partai yang kemarin lolos di Pemilu 2019 itu nomor urutnya tetap dan yang lain nanti akan diundi,” ujar Doli.

(Sumber: CNNIndonesia.com)