Semarak even Kemitraan Menjaga Bumi ‘Recycle For Lifecyce’ di Mall PIPO Makassar

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Semarak kegiatan Kemitraan Menjaga Bumi ‘Recycle For Lifecyce’ berlangsung meriah.

Diiringi tarian pengantar empat Etnis dengan perfomance yang memukau para hadirin di Hall Mall Pipo Rabu, 05 Februari 2020.

Perhelatan ini di hadiri langsung oleh Ir.Hj Liestiaty F.Nurdin, M.Fish, Ketua umum PKK Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir juga Asisten bidang perekonomian dan pembangunan Pemprov SulSel Drs Muh .Firdha , M.Si mewakili Gubernur Sulawesi Selatan , Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati, SH., M.Sc yang hadir bersama Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku Dr.Ir Darhamsyah , M.Si dan Kabag TU Azri Rasul SKM,M.Si ,M.H , Ari Sugasri SH Kasubdit Sampah Spesifik dan Daur Ulang Direktorat PSLB3 KLHK .

Di hadiri juga oleh Pengurus PKK Sulawesi Selatan, DPD IWAPI SulSel, HIPMI, BKOW, KADIN , Konjen Australia Makassar, Para Kepala OPD di Lingkup Pemprov Sulawesi Selatan serta Pemerintah Kota Makassar,Para ketua Komunitas, Mahasiswa dari berbagai Universitas di SulSel dan Mall Sampah dan para peserta lainnya.

Baca juga:

Dimulai dengan pembacaan laporan oleh Ketua Panitia dengan mengusung tema ‘Recycle For Lifecyce’ Ida Noer Haris juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia SulSel (IWAPI) dihadapan para tamu undangan mengungkapkan rasa terimakasih kepada para segenap tamu undangan yang hadir.

“Semoga perhelatan yang menitik beratkan peran para ibu dan perempuan terhadap kemitraan menjaga bumi dapat terselenggara dengan baik,” ujar Ketua IWAPI SulSel ini dalam sambutannya.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ir.Hj Liestiaty F.Nurdin, M.Fish, Ketua umum PKK Provinsi Sulawesi Selatan , yang juga merupakan istri dari Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah.

Dosen pencemaran lingkungan selama 30 tahun di Unhas ini juga menekannya pentingnya gerakanSay No Plastic.

“Hal ini di buktikan dengan seluruh kegiatan di Dekranasda di lingkup Pemprov Sulawesi Selatan maupun kegiatan lainnya tidak ada lagi yang memakai plastik,” ungkap Ketua umum PKK SulSel ini.

“Sekarang ini yang menjadi perhatian kita semua adalah juga kehadiran adanya yang disebut Mikroplastik , menjadi hal yang menjadi perhatian dan akan mengepung perairan kita,” tambah Ir.Hj Liestiaty F.Nurdin, M.Fish.

Untuk itulah gerakan ‘Say No Plastic’ diharapkan pula menjadi peranan bagi ibu ibu dan perempuan semuanya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun KLHK , Rosa Vivien Ratnawati, SH., M.Sc tampil sebagai keynote speech dengan tema Program gerakan pilah sampah dari rumah dan Kebijakan pengelolaan sampah di Indonesia.

Dimana secara Nasional di dalam keseharian kita ini menghasilkan sekitar 180.000 ton/hari atau sekitar 0,4 kg pada kota kecil hingga 0,7 kg s.d 0,8 kg per orang pada daerah kota kota besar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Terkait sampah ini, telah ada dasar hukum Pengelolaannya yakni mengacu pada UU 18 tahun 2008, UU 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, PP 81 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah rumah tangga, Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional Pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenisnya, Peraturan Presiden nomor 83 tahun 2018 tentang penanganan sampah laut dan Peraturan MenLH tentang pengelolaan sampah melalui 3R.

“Oleh karenanya Presiden sangat memberikan perhatian khusus kepada Laut dan terutama juga Sampah Plastik yang dapat ikut terbawa ke Perairan,” ujar Dirjen PSlB3 KLHK.

Dampak Plastik diantaranya berefek pada ibu hamil yang bisa mengakibatkan Stunting atau gangguan tumbuh kembang jika dikonsumsi pada bahan makanan yang terkontaminasi oleh bahan plastik tersebut.

Rosa Vivien menambahkan, Jumlah penduduk Indonesia saat ini sekitar 260 juta, Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah antara lain Less Waste , dengan konsep dasar Perubahan Perilaku, mengurangi pemakaian yang dapat menimbulkan timbulan sampah, dan salah satu caranya adalah melalui gerakan seperti pemakaian Tumbler yang marak sekarang ini. konsep ini juga resisten terhadap keberlangsungan ekonomi yang tumbuh di masyarakat.

Sehingga ada juga melalui pendekatan konsep Circular Economic Seperti Bank Sampah dan juga Pendekatan Tehnologi Seperti Waste Management.

Target Presiden Indonesia menuju bebas sampah tahun 2025.

“Saya meminta kepada Ibu ibu dan perempuan untuk mendukung gerakan Tumbler ini, Memilah sampah organik , mengumpulkan sampah , memilah bahan kertas dan bahan limbah B3, diharapkan jangan terkesan cuek demi bumi kita ini,” pungkas Dirjen PSLB3 ini.

Selanjutnya sambutan dari Asisten Bidang Perekonomian dan pembangunan Pemprov Sulsel Drs Muh .Firdha , M.Si yang hadir mewakili Gubernur SulSel tampil membawakan Pidato Gubernur .

Terkait destinasi Ecowisata di Sulawesi Selatan, contohnya Rammang Rammang kita mengharapkan gerakan terkait timbulan sampah yg akan dihasilkan lewat pariwisata juga dapat teratasi sehingga potensi wisata tetap berjalan tanpa adanya sampah.

Koloborasi menjaga bumi dan Lingkungan Hidup menjadi Koloborasi menuju lingkungan yang berkelanjutan.

Sesuai RPJMD 2019 – 2023 program pengendalian dan pencemaran kerusakan lingkungan, tertib pengelolaan sampah, tata kelola sampah , program kelola sampah menjadi Solar di TPA.

“Mari kita jaga bumi kita, kelola sampah , kelola limbah B3 kita , dan lakukan beberapa aksi dalam menjaga keberlangsungan bumi,”Pungkas Muh Firdha.

Disela sela kegiatan tersebut , Kepala P3E SUMA Dr.Ir Darhamsyah ,M.Si juga menyerahkan Buletin Sinergi Hijau yang diterima langsung oleh Istri Gubernur Sulawesi Selatan Ir.Hj Liestiaty F.Nurdin, M.Fish, selaku Ketua Umum PKK Provinsi Sulawesi Selatan.

Terdapat juga pagelaran fashion show, bertemakan Suistanable Fashion pada pagelaran busana, serta pameran instalasi keindahan bumi dan prakarya yang terbuat dari bahan-bahan limbah plastik pada both both yang menampilkan kreasi daur ulang kantong plastik dan bahan dari limbah lainnya yang bercitarasa seni tinggi.

Ayo semarakkan even Kemitraan Menjaga Bumi ‘Recycle For Lifecyce’ ini yang akan digelar hingga Minggu, 09 Februari 2020 di Hall Mall Pipo Makassar.

Komentar

Rekomendasi

LKBH Makassar Dukung Kebijakan New Normal.

DPC PKB Kabupaten Bone Minta Pemda Perhatikan Pendidikan Pondok Pesantren Ditengah Wacana New Normal

Peduli Masyarakat Kecil Terdampak Pandemi Covid-19, Lembaga Metamorfosis Bersama Tump Clothing Bagikan Sembako dan Masker.

Mangatas Tambunan, Capai Angka 203 Jenasah Terduga Covid-19 Ini Warning

BBKSDA Sulsel Gelar Webinar Meretas Jalan Satwa Liar Kembali ke Alam Dimasa Pandemi

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar