Seni Perang Sun Tzu

UMUM menerima Sun Tzu sebagai jenderal besar, ahli strategi militer, dan ahli filsafat. Ia dipandang sebagai penulis buku klasik “The Art of War” yang banyak dikaji, di Timur dan di Barat.

Ia antara lain mengatakan: “Jika Anda tahu musuh Anda dan diri sendiri, Anda tidak terkalahkan dalam seratus pertempuran.

Jika Anda tidak tahu musuh Anda tetapi tahu tentang diri sendiri, Anda mungkin menang, mungkin juga kalah dalam sesuatu pertempuran.

Jika Anda tidak tahu musuh Anda dan diri Anda sendiri, Anda akan kalah dalam setiap pertempuran.”

Tahu diri sendiri dan musuh bukan sekedar tahu apa yang dikatakan, melainkan terutama apa yang dipilih pada saat genting.

Menarik untuk Anda:

Ketika itulah terungkap nilai apa yang dijadikan dasar pengambilan keputusan dan kesiapan orang untuk “membayar” akibat pilihannya.

Setiap perang tentu banyak korbannya. Sehubungan dengan itu ia antara lain mengatakan: “Seni perang yang tertinggi ialah mengalahkan musuh tanpa pertempuran.” Dan: “Kadang-kadang orang perlu kalah dalam pertempuan kecil untuk memenangkan perang besar.”

Renungan: Tampaknya ajaran Sun Tzu relevan untuk diterapkan, bukan hanya di bidang militer, melainkan juga di bidang manajemen perbedaan pendapat dan kepentingan di dalam masyarakat, pada skala besar maupun kecil.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

New Normal itu Bukan “Old Normal”

Menikah di Era New Normal

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar