Seret Jokowi, Rizieq Ungkap Pertemuan PA 212 dan GNPF Ulama dengan sang Presiden

Seret Jokowi, Rizieq Ungkap Pertemuan PA 212 dan GNPF Ulama dengan sang Presiden

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, Rizieq Shihab kembali menjalani sidang lanjutannya pada hari Kamis ini, 17 Juni 2021.

Sama seperti sidang-sidang sebelumnya, sidang pada hari ini juga digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Dalam dupliknya, Rizieq memaparkan pertemuan-pertemuan pihaknya dengan Pemerintah.

Pentolan FPI itu mengungkapkan pernah ada pertemuan antara PA 212 dan GNPF-U dengan Presiden Jokowi yang memiliki kesepakatan baik, tetapi tidak terjadi.

Berikut pertemuan yang disebut HRS dalam duplik, sebagaimana dilansir terkini.id dari detikcom:

Baca Juga

A. Bahwa dialog antara saya dan kawan-kawan pemerintah Republik Indonesia sudah dibangun sebelum ada pertemuan saya dengan Bapak Budi Gunawan maupun Tito Karnavian di Saudi. Lalu berlanjut semakin baik setelah ada pertemuan tersebut.

B. Tanggal 25 Juli tahun 2017, saya selaku pembina GNPF Ulama ketika itu saya berada di kota Tarim negeri Yaman mengirim delegasi GNPF MUI yang dipimpin oleh ustaz Bahtiar Nasir ke Istana Negara di Jakarta bertemu Presiden Jokowi untuk dialog. GNPF MUI saat ini bernama GNPF Ulama dipimpin oleh Syekh Yusuf Martak.

C. Tanggal 22 April tahun 2018 saya yang juga pembina PA 212 persaudaraan alumni 212, saat itu saya berada di kota suci Makkah kembali mengirim delegasi PA 212 dipimpin oleh ustaz Slamet Maarif yang juga didampingi pimpinan GNPF Syekh Yusuf Martak ke Istana Bogor bertemu Presiden Jokowi juga untuk dialog.

D. Hasil dialog GNPF dan PA 212 dengan Presiden Jokowi sangat bagus namun lagi-lagi tidak terealisasi karena ada gerakan liar intelijen hitam yang tidak suka ada dialog rekonsiliasi antara ulama dan umaro.

Dengan alasan-alasan tersebut, Rizieq lantas menilai bahwa jaksa telah berburuk sangka kepadanya dengan menuding bahwa dirinya hanya mencari panggung ketika mengungkap dialog rekonsiliasi dengan Kepala BIN Budi Gunawan dan mantan Kapolri Jenderal Purn Tito Karnavian.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.