Sering Alami Penyakit ini? Stop! Gunakan Pakaian Baru Tanpa Dicuci

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Sumber: gird. Id

Terkini.id- Sudah jadi tradisi masyarakat, mulai dari kalangan anak-anak sampai orang dewasa, kebanyakan orang tidak mencuci pakaian yang baru dia beli dan langsung dipakai, hal ini terjadi karena mungkin jiwa kesebaran nya belum bisa terkontrol dan juga terkadang cenderung malas mencuci pakaian baru karena menganggapnya bersih.

Anggapannya baju baru pasti dalam keadaan bersih itu ternyata keliru. Justru baju yang baru dibeli wajib dicuci sebelum dipakai.

Sumber: liputan6.com (gambar sedang mencuci pakaian)

Ini bahaya kalau dijadikan kebiasaan, akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh, tapi hal ini masih banyak kalangan masyarakat yang belum tau, karena nya kali ini, kamu  beruntung bisa baca artikel kesehatan ini sehingga kamu bisa lebih sabar untuk tidak langsung pakai baju baru kamu sebelum dicuci.

Diketahui pewarna dispersi pada pakaian baru banyak mengandung zat yang memicu alergi. Kulit bisa jadi bermasalah, mengalami ruam parah.

“Pewarna dispersi kemungkinan ada di level yang lebih tinggi dalam pakaian baru yang tak dicuci. Ketika kontak dengan kulit bisa memicu dermatitis alergi,” kata Susan Nedorost, Profesor Dermatologi dari Case Western Reserve University, seperti yang dilansir dari Time ke Dream.co.id.

Segera cuci!

Demi terhindar dari alergi kulit yang parah,di sarankan untuk selalu mencuci pakaian baru sebelum dipakai

Sumber: Halo Sehat( gambar tangan elergi kulit)

Sebab para pembeli pakaian baru pastinya tidak tahu bagaimana proses pengemasan dan pengiriman. Bisa jadi pakaian tersebut terpapar zat lain yang bisa memicu gatal pada kulit.

Picu kanker?

Sementara itu, Ulrika Nilsson, peneliti Stockholm University menyebutkan nitroanilin dan benzothialozes, dua senyawa kimia muncul dalam pakaian yang berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, termasuk kanker.

Sumber: Grid. Id(Gambar tangan kanker kulit)

Bahan kimia tersebut bisa saja masuk ke dalam kulit. Saat menyebar ke udara lalu terhirup dan kondisi ini lama-kelamaan bisa mengancam kesehatan secara jangka panjang.

Nilson mengatakan, untuk selalu mencuci pakaian baru sebelum dikenakan. Mencuci pakaian baru dapat mengurangi kandungan bahan kimia, terutama bahan kimia residu yang mungkin tersisa dari proses pembuatan pakaian.

Komentar

Rekomendasi

Awalnya Coba-Coba, Sekarang! Pendapatan Masyarakat Mencapai Puluhan Juta

Pengangkutan Kayu dengan Dokumen Palsu di Toraja Berhasil Diungkap Tim Penyidik Gakkum LHK Sulawesi

Memasuki awal tahun 2020, Persiapan RS Sandi Karsa Menuju Akreditasi SNARS EDISI 1.1

Ingin Alumni Berdaya Saing, Sandi Karsa Group Lakukan Dialog

Hamil Besar, Shandy Aulia Curhat Suaminya Setiap Hari Interogasi Tentang Ini!

Kemendagri Serahkan DP4 ke KPU Untuk Pilkada 2020

IKA Teknik Unhas Apresiasi Terpilihnya Haedar Karim Sebagai Dirut Nindya Karya

Waspada! Virus Mematikan Satu ini Sudah Tersebar di Indonesia

Mahasiswa Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Indonesia Timur (UIT) Adakan Pengabdian Masyarakat, Apa Saja Agendanya?

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar