Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor? Gus Nadir Sentil Mahfud: Luar Biasa, Data Presiden pun Bisa Diakses

Terkini.id, Jakarta – Lini masa Twitter hari ini dibuat heboh dengan kabar beredarnya sertifikat vaksin Covid-19 yang mengatasnamakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sudah banyak pihak yang memberikan komentar terkait hal tersebut. Salah satunya adalah Tokoh Nahdlatul Ulama, Nadirsyah Hosen atau akrab disapa Gus Nadir.

Gus Nadir angkat bicara mengenai hal tersebut dan menyentil Menko Polhukam Mahfud MD soal keamanan data aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: Siti Fadilah Ungkap Masyarakat Selayaknya Sambut Covid Varian Baru: Omicron...

“Luar biasa. Bahkan data Presiden Jokowi pun bisa diakses. Ini gimana yah Prof Menko @mohmahfudmd kok keamanan data aplikasi PL kayak gini? Ngeri bangettt,” cuit Gus Nadir melalui akun Twitternya, dikutip dari pantau.

Melansir Indozone, Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman juga menyayangkan atas tersebarnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan sertifikat vaksin Covid-19 milik Jokowi.

Baca Juga: Waspada! Kasus Covid 19 Kembali Melonjak, Tercatat Naik 1.232 dari...

“Menyayangkan kejadian beredarnya data pribadi tersebut,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat, 3 September 2021.

Ia pun meminta pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan untuk mengatasi hal tersebut.

Dia juga berharap data pribadi masyarakat lainnya dapat dilindungi agar tidak terjadi kejadian serupa.

Baca Juga: Waspada! Kasus Covid 19 Kembali Melonjak, Tercatat Naik 1.232 dari...

“Pihak terkait segera melakukan langkah untuk cegah kejadian serupa, termasuk melindungi data masyarakat,” tandasnya.

Sebagai informasi, adapun data pribadi Jokowi yang bisa dilihat, yakni nama lengkap Jokowi, tanggal lahir hingga NIK.

Selanjutnya, terdapat juga barcode dua dimensi atau Quick Response Code (QR Code) pada sertifikat tersebut.

Dalam keterangan sertifikat vaksin, disebutkan bahwa Jokowi telah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis kedua pada 27 Januari 2021.

Bagikan