Masuk

Ada-ada Aja! Inginkan Sertifikat Vaksin Tapi Takut Disuntik, Pria Ini Nekat Gunakan Lengan Palsu

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Saat ini terdapat aturan pemerintah yang mengharuskan setiap orang yang ingin masuk ke ruang publik harus menunjukkan kartu vaksin terlebih dahulu.

Adapun Orang yang tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin akan dilarang memasuki fasilitas publik, seperti gedung olahraga, pub, restoran, tempat wisata dan beberapa lokasi lainnya di wilayah di Italia.

Namun, keputusan pemerintah yang menetapkan menutup akses ke ruang publik bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan surat vaksin, ternyata mendorong seorang warga melakukan aksi nekat yang cukup menghebohkan. 

Baca Juga: Sertifikat Vaksin Covid-19 Kamu Ada yang Salah, Ini Cara Mengubahnya!

Melansir dari Berita Politik RMOL pada Selasa 7 Desember 2021, dilaporkan AFP, demi mendapatkan surat vaksin, seorang pria paruh baya ini rela menghabiskan ratusan Euro untuk membeli prostetik silikon.  

Silikon tersebut kemudian ditempelkan ke lengannya sehingga menutupi seluruh permukaan kulit lengannya.

Lantas, pria itu pun berpura-pura ingin divaksin, tetapi sesungguhnya jarum suntik hanya akan menembus bagian silikonnya saja. 

Baca Juga: Kritik Petisi Tolak Sertifikat Vaksin Syarat Administrasi, Epidemiolog UI: Sangat Berisiko Terjadi Lonjakan Covid-19

Walau nampak terlihat alami, nyatanya aksi pria tersebut gagal menipu para profesional kesehatan di Biella, sebuah kota dekat Turin di wilayah Piedmont utara. 

Petugas mengetahui bahwa pria tersebut sengaja menggunakan lapisan silikon di lengannya dan mencoba untuk menipu petugas. 

Hal tersebut bermula saat petugas yang akan memberikan suntikan vaksin menyadari ‘lengan’ pria itu terasa dingin dan terasa ‘ringan’. 

Tidak seperti kulit lengan biasa pada umumnya. Yang lebih penting lagi, petugas ternyata tidak bisa menemukan pembuluh darah pria itu. 

Baca Juga: Menkominfo Jamin Keamanan PeduliLindungi, Minta Masyarakat Tak Khawatir Mengunduhnya

Atas aksinya itu, pria tersebut kemudian diamankan petugas dan dituduh mencoba melakukan penipuan. 

Diketahui, pria tersebut adalah seorang dokter gigi yang telah diskors dari pekerjaannya karena menolak untuk divaksinasi.