Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial sekaligus pengajar di Universitas Indonesia, Ade Armando babak belur dihajar massa dalam Aksi Nasional 114 di sekitaran Gedung DPR RI.
Setelah insiden naas menimpa Ade Armando, warganet turut menyeret nama Abu Janda dan Denny Siregar. Warganet mempertanyakan apakah kedua orang itu berani muncul ke publik atau hanya berani di media sosial saja.
Dipantau dari lini masa Twitter, Selasa 12 April 2022, berbagai komentar terhadap kejadian ini pun dilontarkan warganet.
“Denny Siregar, Abu Janda dan buzzerRp medsos piaraan pemerintah yang berbentuk daki berani nongol di dunia nyata macam Ade Armando?”, tulis warganet.

Warganet berpendapat bahwa apa yang dialami oleh Ade Armando adalah azab karena selama ini menghina Islam namun tidak diproses oleh pihak berwajib.
- Ketum PSI, Kaesang Pangarep Tegur Keras Ade Armando
- Kader PSI Ade Armando: PDIP Partai Sombong, Kesombongan Mereka Mahal
- Ade Armando Resmi Gabung dengan Partai PSI, Bakal Diumumkan Sore Ini
- Ade Armando Yakin Anies Baswedan Bakal Menang Jika Ganjar Pranowo Tak Maju
- Ade Armando Prediksi Anies Baswedan Akan Libatkan Politisasi Islam di Pilpres 2024
“Kalau hukum positif tak bisa menghukum Ade Armando karena dilindungi satuan polan hukum karma dan hukum jalanan bisa saja untuk menghukum sang penista agama jadi artinya ade Armando sudah panen denga napa yang dia tanam untuk panen selanjutnya bisa saja Denny Siregar atau Abu Janda dll”, tulis warganet.

Nama Abu Janda dan Denny Siregar diseret warganet usai Ade Armando babak belur bukan tanpa sebab. Kedua orang itu belakangan dinilai warganet sering melakukan provokasi dan menistakan Islam sehingga apa yang terjadi pada Ade Armando tidak menutup kemungkinan akan diamali juka oleh dia orang yang disebutkan.
Seperti diketahui, di media sosial ketiga orang tersebut dikenal sebagai pendukung keras Presiden Jokowi.
Sebagai informasi, Ade Armando dihajar massa aksi usai melakukan wawancara dengan awak media jelang Aksi Nasional, kemarin.
Pemicu Ade Armando dihajar massa karena mengkritik aliansi gerakan mahasiswa yang terbelah dalam demo menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan juga tunda pemilu 2024.
Ade Armando mengaku sedih dan menyayangkan pecahnya aliansi mahasiswa dalam menanggapi isu tersebut. Dia mengatakan kondisi seperti ini tidak sehat terhadap demokrasi Indonesia.
“Nah, itu sedih juga, kok bisa-bisanya aliansi BEM kok ada pecah seperti ini. Dan ini kayaknya enggak sehat lah buat demokrasi Indonesia”, kata Ade Armando, dikutip dari laman CNN Indonesia.
Ade menduga perpecahan itu disebabkan adanya beberapa aliansi tersebut yang memiliki misi dan kepentingan tersendiri, dia mengkhawatirkan kondisi ini akan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu diluar daripada mereka.
“Saya juga mengatakan gerakan-gerakan semacam ini jangan sampai tadi sporadic terpecah belah, konflik sendiri, mahasiswa itu harus lebih dewasalah bersatu untuk tujuan-tujuan yang menurut saya baik”, kata Ade Armando sebelum dihajar massa.
Tak berselang lama, usai Ade Armando membuat pernyataan itu, dikabarkan babak belur karena dihajar sekelompok orang di kawasan Gedung DPR RI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
