Terkini.id, Soppeng –SIT Ar-Rahmah dan Tim Tanggap Bencana IZI Sulawesi Selatan mengunjungi dan membawa bantuan berupa sembako untuk korban bencana di Kabupaten Soppeng pada hari Rabu, 15 Januari 2020. Tidak hanya mengunjungi korban banjir, rombongan tersebut juga mengunjungi warga Soppeng korban kebakaran.
Kebakaran tersebut menimpa warga Kelurahan Batu-batu, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Kebakaran terjadi pada hari Kamis, 9 Januari 2020, sekitar pukul 23.30 WITA. Api yang menjalar tidak membutuhkan waktu lebih dari 20 menit untuk melahap 8 rumah warga.

Menurut saksi mata, api tiba tiba saja membesar dan menghanguskan 1 rumah. Namun, karena angin dan sambungan kabel yang saling terhubung dan juga lokasi rumah warga yg saling berdempetan, menyebabkan api dengan cepat menyebar ke 7 rumah lain. Sejauh ini, pihak terkait belum mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah warga tersebut.
Tidak hanya kerugian material, sebanyak 2 orang, Semmi (34 Thn) dan Asni (10 Thn), dinyatakan meninggal dunia akibat kebakaran tersebut. La Mude merasa sangat terpukul dengan meninggalnya sang istri dan sang anak. “Saya merasa sangat sedih pastinya namun, kami sekeluarga menyerahkan semuanya kepada Allah. Ujian ini akan kami jadikan pelajaran hidup,” ungkap La Mude.
- Pentas Seni Akhir Ajaran 2025-2026, TK Hj Sitti Aminah Lepas Siswa Menuju Jenjang Pendidikan SD
- JNE Menyambung Niat Mulia Para Donatur Bencana untuk Tujuan Kemanusiaan
- Gema Tanpa Kata: Pertunjukan Paduan Suara Teman Tuli
- Tak Ada Anggaran Hibah, Ketua DPRD Sulsel Upayakan Dana NPCI Lewat APBD Perubahan
- Wawali Aliyah Mustika Ilham Pimpin Persiapan Lomba Kelurahan 2026, Makassar Bidik Juara Nasional

Saat ini, masyarakat yang menjadi korban mengungsi di rumah warga sekitar. Bantuan tenda darurat yang didirikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Soppeng juga rusak akibat bencana banjir yang datang 2 hari setelah kebakaran tersebut. Hingga hari ke-7 pasca kebakaran, korban membutuhkan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai dan juga perlengkapan dapur untuk membuat dapur umum. Berdasarkan data dari pemerintah setempat, total kerugian warga pada insiden ini ditaksir mencapai 2 Milyar rupiah.
Citizen Reporter: Arwin Darwis
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
