Terkini.id, Makassar – Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar melakukan kunjungan ke pasar tradisional, tepatnya di Pasar Baru, Jalan Wage Rudolf Supratman, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang.
Kunjungan tersebut merupakan kegiatan pembinaan dan pengawasan produk pangan berbahaya bagi konsumen.
Dalam kegiatan tersebut, tim Dinas ketahanan pangan menemukan beberapa produk pangan (sambal kemasan botol, bumbu sachet) yang telah kedaluwarsa dan sudah tidak layak dikonsumsi masyarakat.
Selain menemukan pangan kedaluwarsa, ditemukan juga bumbu masak racikan yang kondisinya sudah tidak layak konsumsi karena mengandung ulat yang dapat membahayakan konsumen.
“Kegiatan pengawasan keamanan pangan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan di pasar tradisional dan pasar modern yang ada di Kota Makassar,” ungkap Hajariah, Kepala Seksi Pengawasan Keamanan Pangan, Rabu, 26 Februari 2020.
- Krisis Harga Pangan di Makassar: Di Balik Lonjakan Harga Cabai dan Daging Ayam
- DKP Kota Makassar Gencarkan Program Ketahanan Pangan
- Lewat Neraca Bahan Makanan, Pemkot Makassar Tingkatkan Ketahanan Pangan
- Dinas Ketahanan Pangan Edukasi Petani Melalui Metode Demfarm
- DKP Makassar Latih Petani Subsistem Agribisnis
Menindaklanjuti temuan tersebut, tim DKP melakukan pembinaan terhadap pedagang dengan memerintahkan untuk menurunkan dan memusnahkan produk-produk yang tidak layak dikonsumsi tersebut sekaligus menyampaikan untuk tidak lagi menjual produk-produk yang kedaluwarsa karena sangat berbahaya bagi konsumen.
“Ini penting untuk mengedukasi pelaku pasar (pedagang) dan konsumen (pembeli) akan bahayanya menjual dan mengkonsumsi pangan yang tidak layak dikonsumsi,” kata dia.
Pada kesempatan itu pula, Hajriah mengimbau kepada pedagang dan konsumen di Pasar Baru untuk lebih teliti dan memperhatikan pentingnya higienis dan keamanan pangan produknya sebelum menjual ataupun membeli pangan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
