Terkini, Makassar – Anggota DPR/ MPR RI, Hj Meity Rahmatia, melakukan silaturahmi bersama Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Sulawesi Selatan pada Sabtu 11 Januari 2025 di RS Dadi Jalan Lanto Daeng Pasewang Makassar.
Dalam silaturahminya itu, anggota Komisi XIII DPR RI tersebut mengatakan kesehatan jiwa lebih penting dari hal apapun termasuk harta kekayaan.
“Dan jiwa yang sehat, fisik akan juga kuat dan sehat,” bebernya.
Ia katakan, bahwa biar dirinya berada di Komisi XIII, Meity mengaku akan tetap konsisten memperjuangkan aspirasi tentang kesehatan dan rumah sakit sama seperti ketika dulu menjadi Anggota DPRD Provinsi Komisi E yang membawahi RS dan kesehatan.
Dalam sambutannya itu, mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel ini juga sampaikan bahwa dari hasil sidak lapas, salah satu kebutuhan dan hak mendasar di lapas adalah kebutuhan akan psikiater/konseling jiwa.
“Tingkatlan empati dan kesabaran perawat kesehatan jiwa agar bisa lebih konsisten dan berdidasi dalam menangani dan merawat pasien-pasien jiwa,” ujarnya.
- LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja Sabtu 20 Juni
- Tinjau Lokasi Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Kawal Langsung Pemulihan 19 KK Terdampak
- Disdik Makassar Umumkan Hasil SPMB Jalur Non-Domisili, Jalur Domisili Dibuka 22 Juni
- Wujudkan Rumah, Kendaraan dan Liburan Impian di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
- Kinerja Solid PJM Wilayah 2: Laba Bersih Tembus 206 Persen dari Target di Tengah Tantangan Global
“Kerjasama dan profesionalitas semua pihak termasuk antar tenaga medis kesehatan terutama perawat kesehatan jiwa sangat dibutuhkan sehingga proses pemulihan pasien bisa lebih cepat dan berkualitas,” urainya.
“Fasilitas pendukung perawat kesehatan jiwa perlu diperhatikan dan dipenuhi sehingga produktivitas kinerja mereka bisa optimal,” sambungnya.
Ketua Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Pusat, Ns. Tjahjanti K menyebutkan bahwa masih banyak pasien jiwa yang dipasung.
“Harapan IPKJI agar tidak ada pasung lagi dan bisa ditangani dengan lebih baik,” imbuhnya.
Disebutkan juga bahwa angka bunuh diri di Indonesia tinggi sekali sedang yang dirilis hanya yang berhasil bunuh diri, padahal percobaan bunuh diri sangat banyak termasuk anak-anak dan remaja.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
