Kapasitas Penonton Formula E Turun dari 50 Ribu ke 10 Ribu, Chusnul Pertanyakan soal Anggaran, Khawatir Ada Penyelewengan

Kapasitas Penonton Formula E Turun dari 50 Ribu ke 10 Ribu, Chusnul Pertanyakan soal Anggaran, Khawatir Ada Penyelewengan

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah mengomentari soal kapasitas penonton Formula E yang turun dari 50.000 ke 10.000 orang.

Chusnul Chotimah mempertanyakan anggaran yang telah disepakati terkait pembangunan sirkuit Formula ini.

Ia mengkhawatirkan bahwa anggaran yang dikeluarkan adalah untuk tribun berkapasitas 50.000, namun yang dibangun hanya tribun dengan kapasitas 10.000.

“Penasaran aja sm anggaran sirkuit formula E, anggaran yg sdh disepakati itu unk tribun kapasitas penonton 50.000 orang atau 10.000 orang ya?” kata Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 29 Maret 2022.

“Takutnya aja yang dikeluarkan anggaran untuk 50.000 orang tapi yang dikerjakan 10.000 orang, lumayan itu,” sambungnya.

Baca Juga

Sebagaimana diketahui, target penonton langsung Formula E yang menyusut dari 50.000 menjadi 10.000.

Komite Pelaksana Formula E, Irawan Sucahyono mengatakan bahwa kapasitas tribune sirkuit Formula E yang akan disediakan untuk penonton langsung adalah sekitar 10.000.

“Sekitar 10.000 (kapasitas tribune penonton di sirkuit),” kata Irawan pada Jumat, 25 Maret 2022, dilansir dari Kompas.

Namun, Irawan mengatakan bahwa angka tersebut bisa saja bertambah sesuai dengan perkembangan yang ada dan sesuai dengan hasil peninjauan dari tim Formula E Operations.

“Nanti kita (angkanya bisa) berkembang juga lagi di-review,” ungkapnya.

Diketahui, kapasitas tribune yang akan disediakan tersebut jauh lebih rendah dari target penonton yang diungkapkan sebelumnya oleh Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Widi Amanasto.

Pada konferensi pers, Rabu 22 Desember tahun lalu, Widi mengatakan bahwa diperkirakan akan ada 50.000 penonton yang langsung menyaksikan pergelaran Formula E dari tribune.

Widi bahkan mengatakan akan menggunakan area Ancol secara keseluruhan karena sulit mengendalikan masa penonton yang diperkirakan membeludak.

“Mengenai hari H mungkin karena penonton sekitar 50.000. Tentunya untuk masyarakat umum mengendalikan agak sulit, sehingga mungkin pada hari H kita gunakan (kawasan Ancol) hanya untuk (balap) saja supaya tidak chaos,” kata Widi.

Ia juga mengatakan bahwa untuk masyarakat yang tidak kebagian tempat menonton secara langsung, siaran Formula E bisa disaksikan di layar kaca.

“Jika tidak (kebagian tempat) siaran langsung TV juga bisa,” kata Irawan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.