Terkini.id, Jakarta – Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menanggapi soal sikap Presiden Jokowi yang kini telah lepas tangan terkait kasus pembunuhan berencana yang menyeret Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo itu.
Kamaruddin Simanjuntak pun menilai, sikap lepas tangan Presiden Jokowi terhadap kasus kematian Brigadir J itu membuat kasus tersebut sampai saat ini belum tuntas.
Menurut Kamaruddin, sikap Jokowi sebelumnya yang hanya memberikan instruksi kepada Polri agar kasus ini dibuka seterang-terangnya ke publik belumlah cukup.
Hal itu disampaikan Kamaruddin Simanjuntak lewat sebuah videomya yang viral usai diunggah akun TikTok @tobellboy, seperti dilihat terkini.id pada Minggu 18 September 2022.
“Presiden tidak mau berbuat sesuatu, kecuali hanya mengatakan 4 kali buka seterang-terangnya. Memang kita akui dia mengatakan itu empat kali dalam empat kali momen,” kata Kamaruddin.
- Soal Kasus Pembunuhan Brigadir J, MA Terima Berkas Kasasi Ferdy Sambo Cs
- Kalah Banding, Bagaimana Nasib Para Anak Buah Ferdy Sambo?
- Kuat Maruf Ajukan Hukum Kasasi Setelah Banding Ditolak Atas Vonis 15 Tahun Penjara
- Permohonan Banding Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati
- Hentikan Perlindungan ke Richard, Ketua LPSK: Kami Sedih, Eliezer Nangis, Pengawal Juga Nangis
Lantaran sikap itu, Kamaruddin pun menilai Presiden Jokowi membiarkan Polri terjebak ke dalam lumpur dan tidak bisa keluar.
“Presiden membiarkan Polri terjebak dalam lumpur itu. Akhirnya sampai dengan hari ini mereka terjebak tidak bisa keluar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kamaruddin pun berpesan kepada masyarakat untuk belajar dari kasus Brigadir J ini agar di 2024 nantinya bisa memilih presiden yang bertanggung jawab.
“Jadi saya hanya mengatakan kita harus selamatkan Indonesia ini melalui suatu tindakan yang tepat yaitu pada tahun 2024 pilihlah pemimpin yang baik yang bertanggung jawab supaya Indonesia ini kita benahi bersama,” ujar Kamaruddin Simanjuntak.
“Sebenarnya, kalau saya perhatikan lebih banyak orang baik di negara Indonesia ini tetapi tidak peduli. Terbukti ketika saya ke daerah dari anak-anak sampai dewasa baik yang tidak berkerudung sampai yang berkerudung semua tak ada malu-malu memeluk saya dan mengatakan terimakasih. Artinya, mereka rindu indonesia ini negara yang baik tetapi kita kurang kompak untuk memperbaiki negara ini oleh karena itu kita harus kompak,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
