Sindir Pembela Herry Wirawan, Yusuf Muhammad: Mereka Juga Bandit Kelamin

Sindir Pembela Herry Wirawan, Yusuf Muhammad: Mereka Juga Bandit Kelamin

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menanggapi kicauan aktivis NU Guntur Romli yang menyindir pernyataan Majelis Ulama Indonesia atau MUI Bandung terkait kasus Herry Wirawan pelaku pemerkosa belasan santriwati.

Yusuf Muhammad pun lewat cuitannya di Twitter, Minggu 12 Desember 2021, lantas ikut menyindir siapapun pihak pembela Herry Wirawan itu.

Diketahui, MUI Kota Bandung mengeluarkan pernyataan sikap terkait kasus pemerkosaan terhadap belasan santriwati yang dilakukan Herry Wirawan.

Salah satu poin dalam pernyataan sikap MUI Bandung tersebut yakni meminta masyarakat untuk berhenti menyebar aib Herry Wirawan.

“Selaku bagian dari warga masyarakat, kita perlu ikut terlibat menyelamatkan masa depan anak-anak yang telah menjadi korban perbuatan bejad itu; stop menyebarluaskan berita buruk ini; dan bahkan kita tutup aib perbuatan buruk ini,” demikian salah satu bunyi poin pernyataan sikap MUI Bandung.

Baca Juga

Terkait hal itu, Guntur Romli pun menilai MUI tak bisa membedakan yang mana aib dan yang mana perbuatan kejahatan atau kriminalitas.

“MUI ini kok gak bisa membedakan aib dengan kejahatan/kriminalitas,” cuit Guntur Romli.

Ia pun menjelaskan, istilah aib merujuk pada hal yang tidak pantas atau tak layak diumbar secara etika. Sementara perbuatan pemerkosaan, kata Guntur, adalah kejahatan yang sudah sepantasnya diungkap ke publik.

“Aib merujuk pada hal yang tidak pantas/layak scara etika. Pemerkosaan adalah kejahatan, bahkan yang dilakukan Herry Wirawan sudah masuk “perbudakan seksual” bukan ‘cuma’ aib,” ujar Guntur Romli.

Menanggapi kicauan Guntur Romli, Yusuf Muhammad pun beranggapan siapapun yang berusaha membela Herry Wirawan maka kemungkinan mereka juga bandit kelamin.

“Ini bandit kelamin, yang berusaha membela kemungkinan juga bandit kelamin. Kalau gak dibuka, pelakunya gak akan ketahuan dan akan trus memakan korban,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.