Singgung Masalah-Masalah Formula E, Chusnul: Niat Awal Sudah Jelek, Pasti Akan Jelek Terus

Singgung Masalah-Masalah Formula E, Chusnul: Niat Awal Sudah Jelek, Pasti Akan Jelek Terus

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menyinggung beberapa masalah yang mewarnai rencana penyelenggaraan Formula E di Jakarta.

Ia lantas menyindir bahwa jika niat awal memang sudah jelek, maka seterusnya akan selalu ada masalah-masalah.

“Anggaran bermasalah di KPK, sirkuit juga ga mau kalah, dari di monas hingga sekatang di ancol bermasalah,” kata Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 26 Maret 2022.

“Niat awal sudah jelek, pasti akan jelek terus, biasanya begitu,” sambungnya.

Bersama pernyataannya, Chusnul Chotimah membagikan berita soal pembangunan sirkuit Formula E yang dipastikan molor sebab ada revisi dari pihak Federasi Otomotif Internasional (FIA).

Baca Juga

“Kemarin setelah ditinjau FIA ada sedikit perubahan, kita ada sedikit kemunduran,” Komite Pelaksana Formula E Jakarta, Irawan Sucahyono saat meninjau sirkuit Formula E di Kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Jumat, 25 Maret 2022, dilansir dari Tribun News.

Sekedar catatan, pembangunan sirkuit Formula E telah mencapai 87,9 persen. Namun, dikarenakan ada revisi, capaian pembangunan yang semula ditargetkan 54 hari kini menjadi lebih panjang.

Salah satu revisi dari pihak FIA adalah faktor keselamatan, yakni trek sirkuit yang dapat menimbulkan kecelakaan pebalap Formula E.

Spesifiknya, pada tikungan 1, 12, dan 18 ditambah kembali pengaspalannya untuk melebar ke sisi selatan guna menambah faktor keselamatan.

“Rute track run off (yang dievaluasi) untuk keselamatannya,” kata Irawan.

Sekedar informasi, sebelumnya Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (JakPro), Widi Amanasto optimistis pembangunan sirkuit Formula E rampung paling cepat akhir Maret 2022 atau paling lambat awal April 2022.

“Kami optimis akhir Maret, awal April kami dapat menyelesaikan seluruh trek ini. Insyaallah dengan kualitas yang tepat dan lain-lain ya,” ucap Widi pada Rabu, 23 Februari 2022.

Widi mengatakan bahwa zona lima pembangunan sirkuit Formula E merupakan fokus konsentrasi pembangunan sirkuit lantaran bagian tanahnya lunak.

“Tugas kami sekarang ada ke zona lima untuk pengerasan. Sekarang kami kerjakan dan ini lagi pengerasan saja. Setelah pengerasan akan diisi dengan pengaspalan,” jelasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.