Jokowi saat itu menjanjikan akan menangani kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Sipon pun giat mendukung Jokowi saat itu.
Bahkan, Sipon membuat kaos-kaos bersablon siluet wajah Jokowi beserta daftar alasan mengapa harus memilih Mantan Walikota Solo itu.
Namun, Fitri Nganti Wani, anak pertamanya, menegaskan bahwa itu hanya terjadi menjelang Pilpres 2014. Setelah mengetahui Jokowi tidak menepati janji-janjinya, Sipon tak lagi menaruh simpati pada pemerintah.
Meskipun begitu, Sipon tak lelah merawat harapan agar Wiji Thukul ditemukan, hidup atau mati.
3.Sempat makan soto sebelum meninggal
Sesepuh kampung tempat tinggal Sipon, Tri Wiyono mengungkapkan, sebelum meninggal Sipon pada Rabu 4 Januari 2023 pagi sempat makan soto di warung.
Menurut Tri, Sipon hanya makan beberapa suap dan merasa perutnya tidak kuat karena diduga asam lambungnya naik.
“Makannya cuma dikit, beberapa sendok gitu. Terus dia-nya bilang tidak kuat. Terus pulang tidur. Sore sampai malam dia-nyasambat (mengeluh),” kata Tri.
4. Meninggal akibat serangan jantung dan punya riwayat penyakit gula
Wahyu Susilo menuturkan, Sipon sudah lama sakit dan punya riwayat gula. Bahkan, sampai kakinya diamputasi sehingga kondisi kesehatannya terus menurun.
“Tapi seingat saya kalau jantung enggak ya. Kalau orang sudah tua itu kan kemungkinan untuk serangan jantung. Iya, punya penyakit gula sampai kakinya amputasi,” jelasnya.
Juru bicara keluarga Sipon, Hastin Dirgantari mengungkapkan, sebelum mengembuskan napas terakhir, Kamis, 5 Januari 2023, kondisi Sipon menurun drastis dalam 2 pekan terakhir.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
