Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Kota Jambi alias Pemkot Jambi akhirnya buka suara terkait status laporan kepolisian yang ditujukan terhadap Syarifah.
Diketahui nama Syarifah Fadiyah Alkaff menjadi perbincangan publik lantaran kisahnya yang berjuang melawan perusahaan China (PT RPSL) dan Pemkot Jambi.
Kisah viral ini berawal dari Syarifah yang membuat video tentang rumah sang nenek yang disebut menjadi rusak karena truk berukuran raksasa milik perusahaan China selalu melewati tempat tinggalnya.
Dalam video tersebut, Syarifah membeberkan semua nama yang diduga terlibat dalam permasalahan ini, salah satunya adalah Pemkot Jambi.
Tidak hanya itu, Syarifah menyebut Pemkot Jambi adalah tempat yang berisikan iblis.
Hal ini membuat Gempa Awaljon Putra selaku Kabag Hukum Setda Kota Jambi merasa geram dan langsung melaporkan perempuan berhijab itu ke pihak kepolisian.
Adapun setelah menjadi topik perbincangan dan mendapat hujatan dari pengguna media sosial alias netizen, Pemkot Jambi akhirnya menggelar jumpa wartawan pada Senin 5 Juni 2023.
Pemkot Jambi yang diwakilkan oleh A Ridwan selaku Sekda Kota Jambi menepis kabar bahwa pihaknya melaporkan Syarifah karena tidak terima dikritik.
Menurut A Ridwan, pihaknya hanya mempersoalkan judul video yang berbunyi ‘Surat Dari Kerajaan Firaun Pemkot Jambi’ dan ucapan iblis yang dilontarkan Syarifah.
“Dalam video tersebut, (Syarifah Fadiyah) menyebutkan kalau Pemkot Jambi isinya iblis semua,” ujar Gempa Awaljon Putra kepada wartawan, Selasa 6 Juni 2023.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
