Soal Dugaan Penganiayaan terhadap M Kece, Slamet Maarif: Semoga Jadi Pelajaran Bagi Semua Pihak

Soal Dugaan Penganiayaan terhadap M Kece, Slamet Maarif: Semoga Jadi Pelajaran Bagi Semua Pihak

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif turut merespons soal dugaan penganiayaan terdakwa kasus korupsi, Napoleon Bonaparte terhadap tersangka kasus dugaan penistaan agama, Muhammad Kece atau M Kece.

Slamet Maarif mengatakan, ia berharap kejadian penganiayaan ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak.

“Semoga menjadi pelajaran bagi semua pihak,” katanya pada Senin, 20 September 2021, dilansir GenPI.

Sebelumnya, Direktur Tindakan Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan dugaan penganiayaan terhadap M Kece oleh tahanan lain, yakni Napoleon Bonaparte.

Brigjen Andi Rian mengatakan bahwa selain dipukul, wajah dan tubuh M Kece juga dilumuri dengan kotoran manusia.

Baca Juga

Kotoran manusia itu, katanya, sengaja disiapkan oleh Napoleon dengan cara disimpan di selnya.

Dalam pemeriksaan penyidik, seorang saksi mengaku mendapat perintah dari Napoleon untuk mengambil kotoran itu di selnya.

Sementara itu, berdasarkan surat terbuka Napoleon Bonaparte, diketahui bahwa motif penganiayaan itu adalah masalah penistaan agama.

Dalam suratnya, Napoleon mengaku tidak teruma Allah, Nabi, dan akidahnya dihina oleh siapapun.

“Karenanya saya bersumpah melakukan tindakan terukur apa pun kepada siapa saja yang berani melakukannya (menghina agama),” tulis Napoleon.

Sebagaimana diketahui, M Kece sekarang ditahan karena dinilai melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.