Terkini.id, Jakarta – Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur mengatakan bahwa eks pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) seolah-olah seperti musuh negara.
Hal ini dinilai oleh Isnur dengan melihat proses persidangan yang menjerat Habib Rizieq.
Isnur menyampaikan hal ini pada awalnya menanggapi beredarnya isu FPI yang dikaitkan dengan terorisme.
Seperti yang diketahui, publik sempat digemparkan dengan beredarnya video pengakuan terduga teroris yang ditangkap di daerah sekitar Jakarta.
Isnur mengatakan bahwa ada semacam propaganda yang mengarahkan FPI dan Habib Rizieq ke agenda terorisme.
- Habib Rizieq Sebut Panitia Reuni 212 Diancam dan Difitnah
- Habib Rizieq Sebut Akan Bawa Kasus KM 50 ke Forum Luar Negeri
- Ketemu Habib Rizieq, Ustadz Abdul Somad: Beliau Tak Pernah Rugikan Negara
- Kasus Brigadir J Dikaitkan KM 50, Habib Rizieq: Allah Punya Cara Indah yang Gak Terlintas di Benak Kita!
- Alvin Lim: Habib Rizieq Benar, Kasus KM 50 Penuh Rekayasa
“Ada pengiringan propaganda seolah-olah orang ini bersalah banget, untuk mengaitkan FPI sebagai agenda terorisme dan itu menjadi legitimasi untuk menggiring FPI dan Habib Rizieq,” ujar Isnur, dikutip oleh terkini.id dari Suara.com, Minggu, 11 April 2021.
Lebih lanjut, Isnur mengomentari mengenai proses persidangan Habib Rizieq.
“Bagi seseorang tersangka atau terdakwa, lazimnya itu adalah tidak menceritakan banyak hal tentang kepentingan dirinya,” ujar Isnur.
“Lazimnya itu kalau maling dia tidak akan panjang lebar bercerita di publik, bagaimana dia maling, tujuan dia mencuri, dan kenal dengan siapa, itu lazimnya seperti itu sebenarnya,” tambahnya.
Ia pun menilai bahwa dengan sejumlah kasus yang menjerat Habib Rizieq dengan alur sidang seperti itu tak membuatnya heran.
Isnur kemudian berpendapat, dengan diperlakukannya Rizieq seperti itu seolah-olah Habib Rizieq adalah musuh negara.
“Dalam hal ini kan HRS seperti musuh negara seolah-olah ya, jadi dimungkinkan proyek-proyek seperti itu. Makanya buzzer punya korelasi, biasanya kalau ada berita ini didukung oleh buzzer atau media-media tertentu. Operasi itu menjadi biasa dilakukan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
