Terkini.id, Jakarta – Unggahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi beberapa waktu lalu terkait ‘muazin’ menuai banyak kontroversi.
Banyak netizen yang menghujat dan mencaci sang Presiden lantaran menggunakan istilah ‘muazin’ dalam pelaksanaan salat Iduladha.
Ya, sebagian dari mereka tampak heran hingga mempertanyakan mengapa ada muazin dalam salat Iduladha.
Menanggapi kehebohan tersebut, Ustaz Ahong lantas angkat bicara, sebagaimana yang disampaikannya melalui media sosial miliknya.
Menurut Ustaz Ahong, tak umum didengar bukan berarti suatu istilah lantas menjadi keliru.
- Bagaimana Hukumnya Menikah tapi Tak Mau Punya Anak? Begini Penjelasan Ustaz Ahong
- Soal RUU PKS, Ustaz Ahong: Jika Ditolak, Ini Merupakan Sebuah Kemunduran
- Ustaz Ahong: Gak Yakin Covid-19 Itu Hak Anda tapi Muslim yang Baik Taat Aturan!
- Gus Miftah Masuk Gereja Disebut Kafir, Ustaz Ahong Ungkit Riwayat Khalifah: Keterlaluan Banget
- Aldi Taher Yakin Masuk Surga, Ustaz Ahong Ingin Collab: Biar Bisa Kecipratan Pede
“Istilah muazin jg digunakan bg yg mengumandangkan al-sholatu jami’ah, ya. Cuman gak umum didenger, dan gak umum didenger belum tentu keliru,” tulis Ustaz Ahong, seperti dikutip terkini.id pada Kamis, 22 Juli 2021, via Twitter.
“Yg umum di kita2 istilah itu yg digunakan. Tp istilah muazin jg digunakan utk org yg mengumandangkan al-sholatu jami’ah,” lanjutnya.
“Imam al-Nawawi dalam al-Majmu’ (juz 5, hlm 14-15) berpendapat, mayoritas ulama itu tidak menganjurkan azan dan iqamah saat hendak melaksanakan shalat Id, baik Idulfitri atau Iduladha, tapi mazhab Syafii menyunahkan pemberi tanda mulai shalat dengan ‘al-sholatu jami’ah’,” jelasnya lagi panjang lebar.
Menurut Ustaz Ahong, umumnya salat sunah seperti salat Ied tak ada azan dan ikamah, tetapi tetap ada ulama yang melakukannya.
“Mazhab fikih lainnya kebanyakan tidak memakai al-sholatu jami’ah. Kenapa gak ada adzan dan iqamah? Ini karena shalat id itu sunah. Umumnya shalat sunah itu gak ada azan dan iqamah. Tapi apakah ada ulama yg azan atau iqamah dulu sebelum shalat Id? Ada,” paparnya.
“dan al-Hajjaj di Madinah yang menginovasi Id dengan adzan (dan iqamah). Imam al-Zuhri berkata, Nab saw. memerintahkan muazin dalam shalat Id dengan “al-sholatu jami’ah.” Wallahu a’lam,” pungkas Ustaz Ahong.
Sebagai informasi, Presiden Jokowi melaksanakan salat Iduladha di Istana Bogor pada Selasa lalu, 20 Juli 2021.
Dalam media sosialnya, Presiden Jokowi (yang akunnya dikelola admin) menyebut muazin di salat Iduladha tersebut adalah anggota Paspampres yang kemudian justru mengundang pro kontra.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
