Subhan Imbau Masyarakat Laporkan Persoalan Pertanahan di Ombudsman

Ketua Perwakilan Ombudsman RI Sulsel, Subhan.

Terkini.id — Ketua Perwakilan Ombudsman RI Sulsel, Subhan mengungkapkan, sejak awal Januari hingga bulan Agustus 2019, aduan masyarakat terhadap pelayanan publik sudah mencapai 300 laporan.

Aduan tersebut akan terus bertambah hingga akhir tahun 2019. Sementara khusus di tahun 2018, sebanyak 370 laporan yang masuk. Hal itu menempatkan Sulsel di urutan empat besar se-Indonesia daerah yang terbanyak di laporan aduan terkait pelayanan publik di pemerintahan.

“Laporan yang paling banyak itu terkait pelayanan perizinan, pendidikan, bahkan persoalan pertanahan yang paling banyak,” kata Subhan ditemui usai menyaksikan penandatangan perjanjian kerjasama antara Ombudsman dan Pemda se-Sulsel, di Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu 4 September 2019.

Khusus persoalan pertanahan, Subhan menghimbau masyarakat agar persoalan pertanahan bisa dilaporkan dan diselesaikan di kantor Ombudsman Sulsel. Bahkan laporan masyarakat yang masuk tidak dipungut biaya sepersen pun.

“Diharapkan kalau ada persoalan pertanahan tidak usah lari ke pengadilan karena itu makan banyak biaya, kalau di Ombudsman nol rupia. Karena Ombudsman itu lembaga negara yang menyelesaikan persoalan di luar jalur pengadilan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini