Terkini.id, Jakarta – Lembaga survei Polmatrix Indonesia mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan bahwa masyarakat puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo dengan mencapai angka 71,8 persen.
Survei ini dilaksanakan pada 20-25 Maret 2021 kepada 2.000 orang responden yang mewakili semua provinsi di Indonesia.
Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden survei sejak 2019 yang dipilih acak.
Adapun margin of error survei ini, yakni sebesar ±2,2 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil survei ini diungkap langsung oleh Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto kepada awak media.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
Dendik menikai dengan angka tersebut, publik percaya bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang maju di bawah pimpinan Jokowi.
“Dengan tingkat kepuasan publik lebih dari 70 persen, publik percaya bahwa Indonesia bisa menjadi negara maju dipimpin Presiden Jokowi,” ungkap Dendik, dikutip dari Antara, Jumat, 2 April 2021.
Mendengar kabar hasil survei ini, Said Didu pun langsung mengomentari kabar ini.
Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad tampak mempertanyakan perihal hasil survei tersebut.
“Maju apanya?” ujar Said Didu, dikutip dari akun Twitter pribadinya @msaid_didu Jumat, 2 April 2021.
Said Didu yang merasa heran akan hal itu membuat warganet mengomentari hal tersebut.
“Indonesia luar biasa naju dipimpin Pak Jokowi. Infrasteuktur dibangun secara merata si seluruh Indinesia. Ekonomi rakyat juga relatif stabil kendati didwra pandemi COVID-19. Terima kasih Pak Jokowi,” komentar warganet.
“SD salah satu orang yang sudah termakan radikalisme maklum orang yang gak ke pakai lagi bisa nya cuma nyomong jeleki pemerintah dasar otak kadrun ,” tutur warganet lainnya.
“Memang kumpulan kadrun , apapun yang dikerjakan pemerintah tetap salah, logika mereka tidak masuk,” tulis salah seorang warganet.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
