Pemerintah Kota Makassar, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan publik, diwujudkan secara nyata melalui pembenahan dan penguatan fasilitas layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar.Pelayanan kesehatan bukan sekadar soal prosedur, tetapi tentang kecepatan menyelamatkan nyawa dan keberpihakan pada kemanusiaan
Pemerintah Kota Makassar telah menghadirkan laboratorium pengujian spesimen yang diklaim mampu mendeteksi varian baru Covid-19, termasuk varian Delta. Laboratorium tersebut berada di Rumah Sakit
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Darmawangsyah Muin angkat bicara terkait lambatnya penangan jenazah Covid-19 di RSUD Daya Makassar, hingga jenazah tersebut membusuk.
Direktur Utama Rumah Sakit Daya Makassar dr Ardin Sani menjelaskan jenazah Covid-19 yang membusuk tersebut terjadi akibat keterlambatan Satgas Covid-19 Provinsi Sulsel. Ardin menceritakan,
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Andi Hadijah Iriani merespons 4 pasien Covid-19 yang pulang paksa di Rumah Sakit Umum Daerah Daya Makassar.
Peningkatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Daya Kota Makassar pada bulan Juli 2021 meningkat lebih 100 persen dibanding bulan sebelumnya. Direktur Rumah
Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar Wisnu Maulana membenarkan soal pencopotan jabatan Direktur Utama RSUD Daya, dokter Ardin Sani oleh Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.