Tak Terima Kadernya Dipukul, IMM Makassar Gelar Aksi Depan Polrestabes

Terkini.id, Makassar – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan mahasiswa Muhammadiayah (IMM) beserta kader Ikatan Mahasiswa se-kota makassar melakukan aksi demontrasi di depan kantor polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Sabtu, 25 Mei 2019.

Aksi yang dilakukan adalah bentuk kekecewaan terhadap oknum kepolisian yang melakukan tindakan represif (pemukulan) terhadap ketua cabang kota makassar beserta beberapa kader-kader IMM pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) lalu, 20 Mei 2019.

“Aksi ini merupakan lanjutkan aksi yang kami lakukan sebelumnya bertepatan dengan Harkitnas di depan Monumen Mandala yang mendapat tindakan represif yang mana tindakan seperti itu adalah bentuk ketidakmampuan aparat kepolisian menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai amanah UU,” ungkap Ketua Bidang Hikmah PC IMM kota Makassar Adrian Al Fath.

Adapun beberapa tuntutan yang lahir dari sikap anarkis yang dilakukan oleh oknum kepolisian, kata dia, diantaranya meminta Polrestabes menindaklanjuti kasus pemukulan berapa kader IMM.

“Kami juga meminta Kapolrestabes meminta maaf secara terbuka kepada seluruh kader-kader IMM serta mengutuk segala macam tindakan represif (pemukulan) terhadap seluruh massa aksi baik IMM maupun organisasi lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Yahya selaku Jenderal Lapangan Aksi mengatakan, aparat kepolisian dalam hal ini Polrestabes Kota Makasaar akan merespon dan melakukan analis terhadap tuntutan yg diaampaikan oleh pimpinan cabang IMM Kota Makassar.

“Oleh sebab itu kami menunggu ingformasi dari aparat kepolisian dalam hal ini Polrestabes Kota Makassar paling lambat 2×24  jam untuk menyelesaikan kasus tersebut,” ujarnya.

“Dan apabila belum ada kejelasan terkait kasus tersebut selama waktu yang sudah ditentukan maka kami akan terus melakukan aksi dengan jumlah masa yang banyak dengan melibatkan semua kader-kader IMM sekota Makassar,” harapnya.

Aksi ini mendapat respon positif dari Kapolrestabes dalam hal ini diwakili oleh Ardiansyah selaku Kasat Intel Polrestabes.

“Untuk sekarang kami belum bisa memberikan keputusan terkait kasus pemukulan tersebut tapi kami akan melakukan anasis metologi terhadap kasus trsebut dan memberikan ingformasi secepatnya kepada teman-teman IMM,” kata Ardiandyah.

“Kami harapkan agar teman-teman IMM bisa bersabar dulu menunggu hasil penyelidikan yang akan kami lakukan serta kami memohon maaf atas segala tindakan yang telah kami lakukan yg di anggap represif oleh teman IMM,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini