Tanggapi Kesaksian Yosef Subang, Pakar: Yoris dan Danu Tidak Terlibat

Terkini.id, Jakarta – Pakar Hukum Ricky Vinando menanggapi pengakuan Yosef Hidayah soal Yoris dan Danu yang disebutnya punya akses masuk ke rumah korban kasus pembunuhan Subang, Tuti Suhartini.

Pakar hukum kondang tersebut menilai, dugaan Yosef Hidayah yang menyebut Yoris dan Danu punya akses masuk ke rumah korban kasus Subang itu tidak memiliki dasar yang kuat.

Pasalnya, menurut Ricky, berdasarkan pengakuan Yosef sendiri pintu rumah Tuti hanya dipegang oleh istri tertuanya itu.

Baca Juga: Ingat Kasus Pembunuhan Ibu Anak di Subang? Polisi Mengamankan Satu...

Maka dari itu, kata Ricky, argumen Yosef yang menyebut Yoris dan Danu punya akses masuk ke rumah korban sama sekali tak mendasar.

“Jadi, dengan demikian dugaan sebelumnya Yosef kepada Yoris dan Danu yang punya akses masuk ke TKP, makin tidak berdasar ya karena sejak awal pintu depan tak dikunci atau digembok, hanya dislotkan itu pengakuan Yosef karena kunci hanya dipegang istrinya, Tuti,” ujar Ricky Vinando, lewat keterangan tertulisnya, Sabtu 23 Oktober 2021.

Baca Juga: 2 Pengendara Motor Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun di Pantura Subang

Selain itu, Ricky juga menanggapi pengakuan Yosef kepada wartawan yang menyebut kunci pintu belakang rumah Tuti tergantung dari dalam di gagang pintu.

“Soal pintu belakang yang kuncinya tergantung dari dalam, ini harus ditarik jauh mundur ke belakang sampai pada keterangan Yosef di media pada 18 Agustus yaitu Yosef sempat bilang prasangkanya kuncinya ada yang diambil. Jadi wajar pintu belakang terbuka karena kunci ada yang diambil, setelah diambil diduga dibuka dari luar lalu diduga dipindahkan ke bagian belakang pintu sehingga diduga seolah-olah korban sendiri yang diduga membuka pintu,” jelasnya.

Maka dari itu, Ricky Vinando sekali lagi menegaskan bahwa Yoris dan Danu tidak terlibat dalam pembunuhan di Subang yang menewaskan Tuti dan Amel itu.

Baca Juga: 2 Pengendara Motor Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun di Pantura Subang

“Jadi, Yoris dan Danu tak terlibat, karena pertanyaannya mengapa Yosef pada 18 Agustus pagi bilang kuncinya ada yang diambil padahal dalam kesempatan lain saat diwawancara Aiman di Kompas TV, Yosef bilang ‘yang pegang kunci hanya satu-satunya, mamahnya di dalam, simpen di dalam’,” tutur Ricky.

Pada keterangan rilis sebelumnya, Ricky Vinando juga menyinggung dan memperkuat argumentasi hukumnya soal Yosef yang awalnya curiga ada penculikan dalam kasus Subang itu.

Menurut Ricky, dirinya sangat meyakini diduga tak ada penculikan sebelum pembunuhan terjadi.

Adapun yang menjadi dasar argumentasi hukumnya itu adalah tidak ada logika hukumnya apabila penculik tahu di mana kunci disimpan karena disebut Yosef hanya istrinya yakni Tuti yang menyimpan kunci di dalam rumah.

Dengan demikian, pakar hukum ini menduga sejak awal pembunuhan kasus Subang itu terjadi karena ada orang terakhir bersama korban yang diduga mengambil kunci yang disimpan oleh Tuti, istri tertua Yosef yang juga merupakan ibu kandung Yoris, dari tempat biasa ia menyimpan kunci itu.

“Logikanya kalau  ada penculikan maka pintu bisa rusak semua terutama pintu belakang, setelah itu korban dibawa ke tempat lain, kenapa pintu bisa rusak terutama pintu belakang? Ya karena pelakunya murni menculik tak ada kaitan sama keluarga, tak bisa masuk tanpa merusak pintu entah pakai linggis atau pencongkel atau apapun itu. Tapi kan fakta berkata lain pintu belakang terbuka, pintu depan terbuka. Siapa yang membuka itu? Diduga orang terakhir yang bertemu korban. Siapa orang yang terakhir kali bertemu korban pada 17 Agustus malam? Serahkan ke penyidik aja untuk itu,” ujarnya.

Bagikan