Pengacara Yosef Subang Desak Danu Ditangkap, Kuasa Hukum Angkat Bicara

Terkini.id, Jakarta – Pengacara Yosef Hidayah, Rohman Hidayat mendesak Danu segera ditangkap lantaran menurutnya pemuda itu terlibat dalam kasus pembunuhan di Subang yang menewaskan ibu dan anak, Tuti-Amel.

Menanggapi desakan soal kasus Subang tersebut, kuasa hukum Danu yakni Achmad Taufan Soedirdjo menilai tak etis pengacara Yosef Hidayah itu berbicara di depan publik seperti itu.

Menurut Taufan, tak seharusnya kuasa hukum Yosef Hidayah itu menyudutkan para pihak khususnya Danu.

Baca Juga: Ingat Kasus Pembunuhan Ibu Anak di Subang? Polisi Mengamankan Satu...

Ia pun menilai, justru yang layak dijadikan tersangka lantaran merusak TKP adalah sosok yang datang sebelum polisi terjun olah TKP.

Hal itu disampaikan kuasa hukum Danu tersebut lewat video wawancaranya yang tayang di kanal YouTube Heri Susanto, seperti dilihat pada Sabtu 6 November 2021.

Baca Juga: 2 Pengendara Motor Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun di Pantura Subang

“Yang namanya merusak TKP itu harusnya di tanggal 18, saat kejadian sebelum polisi datang dan olah TKP, siapa duluan yang ke sana. Itu sebetulnya yang harus diperiksa polisi, karena potensi merusak TKP di situ,” ujar Taufan.

Adapun soal Danu tersangka, Taufan menyebut bahwa kliennya itu memang masuk ke TKP pada 19 Agustus, tapi itu karena disuruh oknum Banpol.

Taufan pun menegaskan bahwa pada 19 Agustus itu situasi TKP kasus Subang tersebut kosong dan polisi sudah melakukan olah TKP dan tidak ada penjagaan.

Baca Juga: 2 Pengendara Motor Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun di Pantura Subang

“Tanggal 19 bukan merusak TKP tapi temuan, bukan pelanggaran TKP. Jadi ada temuan Banpol datang ke sana. Harusnya dari awal siapa duluan yang sampai ke sana, yang sampai ke sana duluan yang berpotensi mengubah TKP,” tegasnya.

Maka dari itu, Taufan menyerahkan sepenuhnya terkait status Danu kepada hasil pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian.

“Danu tersangka kita serahkan ke penyidik, karena sebetulnya kalau sampaikan statement Danu merusak TKP sehingga menyebabkan penyidik lambat selesaikan perkara, itu juga tidak benar,” tuturnya.

Mengutip Hops.id, oleh karenanya kuasa hukum Danu tersebut menilai ucapan dan desakan dari pengacara Yosef itu tidak seharusnya dilontarkan. Sebab, kata Taufan, itu artinya pihak suami korban kasus Subang itu sudah merecoki tugas kepolisian.

“Kami merasa seharusnya tidak seperti itu statement di media, kalau masyarakat (yang ngomong) silakan, dari kuasa hukum pihak menahan diri tak melontarkan kata-kata yang merugikan orang lain,” ujarnya.

Bagikan